Breaking News:

Diduga Lari ke Hutan, Lima Bocah Dilaporkan Hilang Pasca Meletusnya Gunung Ile Lewotolok

Lima anak ini dikabarkan hilang kontak pasca meletusnya Gunung Ile Lewotolok, Minggu (29/11/2020) kemarin.

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
POS-KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Visual Gunung Ile Lewotolok pada Senin (30/11/2020) pagi sekitar pukul 06.30 Wita 

Update Gunung Ile Lewotolok

Semburan pasir batu dan abu vulkanik belum juga berhenti hingga hari ini Minggu 29 November 2020.

Erupsi Gunung Ile Lewotolok sudah terjadi sejak Jumat 27 November 2020 pagi.

Warga di sekitar Gunung Ile Lewotolok Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur sudah mengungsi.

Hal itu untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan terjadi.

Sejumlah desa diguyur abu.

Dilaporkan oleh KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok erupsi pertama terjadi pada Jumat terjadi sekitar pukul 05.57 Wita.

Saat itu, teramati tinggi kolom abu lebih kurang 500 meter di atas puncak, sekitar 1.923 meter di atas permukaan laut.

Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 34 milimeter dan durasi lebih kurang dua menit.

Akibat erupsi tersebut menyebabkan sejumlah desa di sekitar lereng gunung diguyur abu dan pasir.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved