Breaking News:

Operasi Antik Lodaya 2020, Polres Bogor Ungkap Pengendali Peredaran Sabu Dari Dalam Lapas Paledang

Dalam penangkapan 52 tersangka ini, polisi mengungkap sebanyak 44 kasus narkoba.

Dok Polres Bogor
Sebanyak 52 orang tersangka kasus narkoba diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor dalam 10 hari Operasi Antik Lodaya dari tanggal 19 sampai 28 November 2020. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan pelaku seorang narapidana dari dalam Lapas Paledang Kota Bogor.

Pengungkapan ini berasal dari penangkapan tersangka bandar sabu YS.

"Salah satu tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu ada yang dikendalikan dari dalam Lapas Paledang, yaitu tersangka YS," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/12/2020).

Dia menuturkan bahwa sabu yang diedarkan YS ini didapat dari pelaku lain di dalam Lapas Paledang.

"Tersangka YS mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari narapidana yang menghuni Lapas Paledang Kota Bogor inisial MR," ungkap Roland.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 52 orang tersangka kasus narkoba diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor dalam 10 hari Operasi Antik Lodaya dari tanggal 19 sampai 28 November 2020.

Dalam penangkapan 52 tersangka ini, polisi mengungkap sebanyak 44 kasus narkoba.

"Kami berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bogor sejumlah 44 kasus, 52 tersangka," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).

Dia menjelaskan bahwa dalam penangkapan puluhan tersangka ini, dua orang diantaranya masih di bawah umur yakni AV (17) penyalahguna tembakau sintetis dan AQ (17) penyalahguna sabu.

Dalam pengungkapan ini diamankan barang bukti 71,60 gram sabu, 63,93 gram ganja, 3 gram tembakau sintetis, 1.019 butir sediaan farmasi, 7.052 botol miras berbagai merk dan 8.035 liter miras oplosan.

"Para tersangka dikenakan pasal 114, 112, 111 UU RI nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun atau penjara seumur hidup," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved