Breaking News:

Menpora Apresiasi PB Wushu Gelar Kejuaraan Internasional Virtual Wushu Championship Tahap 2

Zainudin menilai langkah yang diambil PB Wushu Indonesia patut dicontoh lantaran tetap sukses menyelenggarakan kejuaraan bergengsi tersebut.

Ist
Menpora RI, Zainudin Amali ketika membuka Kejuaraan Internasional Virtual Wushu Championship tahap 2 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ( Menpora RI), Zainudin Amali mengapresiasi PB Wushu Indonesia yang tetap kreatif ketika ditunjuk menjadi tuan rumah kejuaraan Internasional Virtual Wushu Championship tahap 2.

Zainudin menilai langkah yang diambil PB Wushu Indonesia patut dicontoh lantaran tetap sukses menyelenggarakan kejuaraan bergengsi tersebut.

Atas hal tersebut, Zainudin mengucapkan rasa terima kasihnya karena PB Wushu Indonesia sudah membawa harum nama Indonesia di kancah Internasional.

"Terima kasih Wushu Indonesia tetap aktif walau ditengah-tengah pandemi, kita tahu tidak mudah untuk melakukan kegiatan. Tidak banyak cabang olahraga yang masih bersemangat untuk melakukan aktivitas olahraga, tetapi wushu punya inovasi dan kreatif," ujarnya berdasarkan keterangan resmi yang diterima TribunnewsBogor.com, Kamis (3/12/2020).

Lebih lanjut, Zainudin menilai bahwa PB Wushu Indonesia merupakan salah satu cabor yang sukses melakukan regenerasi melalui pembinaan sejak usia dini.

"Apa yang dilakukan oleh PB Wushu Indonesia seiring dan sejalan dengan apa yang digariskan pemerintah karena menitikberatkan pembinaan sejak usia dini dan dilakukan terus-menerus secara konsisten serta tidak pernah berhenti dalam situasi apapun," jelasnya.

"Ini menjadi misi yang mulia dan cukup menantang bagi PB Wushu Indonesia karena mempersiapan pembinaan sejak usia dini, pembinaan usia muda, saya kira itu juga yang diharapkan oleh pemerintah, tidak mungkin suatu prestasi dapat kita dapatkan tanpa melalui jenjang pembinaan yang berkelanjutan," tambahnya.

Sementara itu, Zainudin menjelaskan bahwa semakin banyak sasana yang tersebar diseluruh wilayah, makan hal tersebut akan mempermudah dalam menciptakan atlet potensial.

"Semakin banyak melibatkan sasana-sasana yang tersebar di seluruh daerah akan semakin banyak lagi talenta-talenta terjaring sehingga stok atlet untuk mengisi atlet-atlet nasional dan para pelapisnya akan mudah didapatkan. Hal tersebut diperlukan dukungan dari berbagai pihak," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PB Wushu Indonesia Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan Virtual Championship tahap ke-2 tahun 2020 termasuk adanya nomor tradisional guna untuk menjaring sebanyak-banyaknya atlet wushu junior yang telah memiliki teknik dasar olahraga yang didapat dari berlatih di sasana-sasana mereka.

"Pembinaan cabang olahraga wushu harus dimulai dari usia dini, berjenjang dan terus menerus, tidak boleh dilakukan secara instan oleh karenanya PB Wushu Indonesia mencari bibit atlet langsung dari sumber-sumber pembinaan yaitu sasana-sasana di seluruh Indonesia walaupun dilakukan secara virtual," ungkapnya.

Diketahui, Kejuaraan Internasional Virtual Wushu Championship tahap 2 diikuti oleh 7 negara, yaitu China, Singapura, Macao, Korea Selatan, Brunei Darussalam, Kazakhstan, dan Indonesia selaku tuan rumah.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved