Breaking News:

Mengintip Suksesnya Petani Lobster Air Tawar di Bogor, Sempat Gagal Tapi Tak Menyerah

Kota Bogor tidak hanya kaya akan tempat wisata kuliner, namun juga kaya dengan petani-petani yang melakukan budidaya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Petani budidaya lobster air tawar Aji Tribusono Wibowo ketika berada di kolam lobster di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. 

"Kalau anakannya saya tidak tahu jumlahnya, pusing hitungnya, banyak dan kecil-kecil," ujarnya.

Budidaya yang dilakukan Aji mulai pembenihan, pembesaran hingga lobster siap jual.

Untuk pembenihan, Ia lakukan di akuarium khusus dibalut plastik warna hitam, sedangkan pembesaran pada kolam.

Dalam sekali perkawinan kata Aji indukan lobster bisa menghasilkan telur 200 hingga 400 telur.

Dari jumlah itu, lobster yang hidup sampai dewasa hanya 70 persen.

Dalam melakukan budidaya lobster, pria yang akrab dipanggil Nanang itu menjelaskan bahwa yang perlu diperhatikan adalah setingan kolam, pasokan oksigen dan PH air.

"Untuk kendalanya yang ada saat ini (lobster) sering berkelahi jika disatukan dalam jumlah banyak, karena aturannya kolam itu 15 ekor, ini diisi 60 ekor," ujarnya.

Terkait pemasaran Aji mengatakan bahwa dirinya belum melakukan pemasaran secara luas.

Saat ini Ia baru menjual benih per ekor ukiran empat sampai limas centimeter Rp15 ribu hingha Rp20ribu tergantung jenis dan warna indukan lobster

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved