Breaking News:

Pura-pura Ukur Tinggi Badan, Pemilik Warung Tega Berbuat Tak Senonoh pada Siswi SD

Iptu Musakir mengungkapkan, perbuatan pencabulan itu berawal dari korban datang berbelanja ke warung milik pelaku.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi / Pemilik warung berbuat asusil pada seorang bocah. 

TRINUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang siswi SD di Kecamatan Banyumas, Pringsewu, Lampung menjadi korban pencabulan.

Korban dicabuli oleh pemilik warung berinisial AI alias Kumis (50).

Pemilik warung tersebut kini terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Itu karena pelaku Al alias Kumis (50) dijerat dengan Pasal 76e Jo pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara” tukas Kapolsek Sukoharjo Iptu Musakir mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Jumat, 4 Desember 2020.

Ditambahkan Musakir, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu stel baju tidur warna pink dan satu potong celana dalam warna putih.

Kemudian satu potong kaos songket warna pink milik korban.

Baca juga: Diduga Cabuli Dua Muridnya, Seorang Guru Silat Diciduk Polisi

Baca juga: Kabur Setelah Nodai Pelajar SMA, Pria Ini Merasa Tak Tenang Akhirnya Menyerahkan Diri

Barang bukti tersebut diamankan guna penyelidikkan lebih lanjut.

Diketahui korban pencabulan tersebut berinisial FFA (10), merupakan siswi SD kelas 5 di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu.

Pura-pura Ukur Tinggi Badan

Halaman
123
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved