Breaking News:

Pemain Persikabo 1973 Dilarang Turun di Pertandingan Tarkam

Dihentikannya kompetisi Liga Indonesia akibat pandemi Covid-19 sejak Maret lalu membuat sejumlah tim meliburkan pemainnya.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pemain Persikabo 1973 saat latihan di Lapangan PMPP Hambalang 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dihentikannya kompetisi Liga Indonesia akibat pandemi Covid-19 sejak Maret lalu membuat sejumlah tim meliburkan pemainnya.

Kabarnya, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan kembali bergulir pada Februari tahun 2021.

Untuk mengisi waktu luang, tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa pemain dari klub profesional di Indonesia untuk mengambil job sepak bola antar kampung (tarkam).

Hal itu terpaksa dilakukan pemaim profesional untuk mendapatkan pemasukan tersendiri untuk menyambung kehidupan.

Menyikapi persoalan itu, pemain belakang Persikabo 1973, Andy Setyo mengatakan bahwa secara pribadi dirinya takut untuk bermain tarkam.

"Mungkin kalau ke tarkam saya belum berani. Kalau untuk fun football oke, karena itu kan silaturahmi kita berkumpul dan bermain, senang-senang," ujarnya, Selasa (8/12/2020).

Lebih lanjut, Andy menjelaskan bahwa di dalam timnya ada peraturan yang melarang pemain untuk bermain tarkam.

Kendati demikian, Andy menjelaskan bahwa pihak manajemen memberikan izin kepada pemain untuk menjaga ritme sentuhan bola dengan ikut fun football.

"Kalau tarkam itu dilarang oleh manajemen. Kalau untuk fun football bersama teman-teman tidak masalah," tegasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved