Breaking News:

Antisipasi Kerumunan Pilkades Kabupaten Bogor, Setiap TPS Tak Boleh Lebih dari 500 Pemilih

Burhanudin menekankan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 pada saat Pilkades Serental 20 Desember 2020 mendatang.

Istimewa
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin dalam Rakor dengan OPD terkait dan Forkopimda di Ruang Rapat Bupati, Cibinong, Jum’at (11/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin menekankan penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada saat Pilkades Serentak 20 Desember 2020 mendatang.

Hal itu dipedomani Permendagri 72 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Bogor Nomor 69 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Wabah Covid-19.

Pembatasan jumlah hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menurutnya juga harus diperhatikan demi mencegah kerumunan massa.

"Jumlah hak pilih per TPS sebanyak 500 orang pemilih hak suara," kata Burhanudin dalam Rakor dengan OPD terkait dan Forkopimda di Ruang Rapat Bupati, Cibinong, Jum’at (11/12/2020).

Dia menjelaskan bahwa pembatasan jumlah hak pilih di tiap TPS ini menimbulkan bertambahnya jumlah TPS yang tersebar di setiap desa.

Maka hal ini dikoordinasikan dengan pihak keamanan seperti TNI dan Polri agar bisa menambah jumlah personel dalam pengamanan Pilkades nanti.

"Saya minta segera dibuatkan regulasi dan surat edaran kepada Panitia Pilkades Serentak Tahun 2020 agar Pilkades berjalan aman, lancar dan tetap disiplin menjalankan Protokol Kesehatan Covid-19," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved