Breaking News:

Takut Disuntik, Seorang ODGJ di Rumpin Bogor Sempat Kabur

mereka harus mengejar seorang pria yang mengalami ODGJ (Orang dengan gangguan jiwa) di Puskesmas Cicangkal, Rumpin, Kabupaten Bogor.

istimewa
ODGJ saat berangkat dari Puskesmas Cicangkal menuju RSMM   

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, RUMPIN - Satuan tugas penangan covid 19 bersama satgas Dinas Sosial Kabupaten Bogor bidang pendamping disabiltas mental, Rabu (16/12/2020) bekerja lebih ekstra.

Pasalnya, mereka harus mengejar seorang pria yang mengalami ODGJ (Orang dengan gangguan jiwa) di Puskesmas Cicangkal, Rumpin, Kabupaten Bogor.

Aksi pengejaran yang dilakukan satgas covid-19 terhadap ODGJ itu sebenarnya hanya untuk melakukan rapid test.

Pendamping Disabilitas Mental Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Nurbaini Firdaus mengatakan bahwa sebelumnya petugas beserta staf Desa Mekarsari melakukan pengejaran seorang pria berinisial AR yang merupakan warga Desa Mekarsari Kecamatan Rumpin, sudah meresahkan warga desa setempat.

"Kami menerima laporan dari warga dan kepala Desa adanya seorang pria mengalami sakit gangguan jiwa dan meresahkan warga karena sering ngamuk serta melempari warga dengan batu," ujarnya.

Lebih lanjut, Nurbaini mengatakan, sebelum melakukan rujukan ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi (RSMM) Bogor, pria dengan gangguan jiwa ini dilakukan rapid tes di Puskesmas Cicangkal.

"Rapid tes ini dilakukan sudah SOP dari RSMM Bogor, sebelum dibawa ke sana, ODGJ, kita bersama tim medis puskesmas Cicangkal melakukan rapid tes," bebernya.

Sementara itu, kepala tata usaha Puskesmas Cicangkal Umar Mahdi menegaskan bahwa hasil rapid test seorang pria warga Desa Mekarsari dinyatakan non reaktif.

Lanjut Umar, saat dilakukan rapid test seorang pria yang mengalami ODGJ sempat mengamuk karena takut jarum suntik.

"Kami melakukan penanganan sesuai printah dr. Puskesmas Cicangkal memberikan obat penenang. Upaya memberikan obat penenang dengan menyuntikan agar seorang pria yang mengalami ODGJ ini tidak mengamuk. Karena ODGJ ini sebelumnya sering mengamuk, jadi kita berikan obat penenang," tandasnya. 

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved