Breaking News:

Terapkan Pembatasan Pemilih Per-TPS, Anggaran Pilkades Kabupaten Bogor Membengkak Rp 7 Miliar

Anggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2020 Kabupaten Bogor membengkak sebanyak Rp 7 Miliar.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin di Cininong, Rabu (16/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Anggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2020 Kabupaten Bogor membengkak sebanyak Rp 7 Miliar.

Hal ini merupakan imbas pandemi Covid-19 yang mengharuskan masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibatasi 500 pemilih demi protokol kesehatan.

"Ada tambahan anggaran. (Anggaran Pilkades) Itu sekitar Rp 15 Miliar lebih, jadi Rp 22 Miliar lebih," kata Ade Yasin kepada wartawan, Rabu (16/12/2020).

Ade Yasin mengatakan bahwa anggaran ini membengkak setelah ditetapkan adanya penambahan 911 tambahan TPS yang totalnya kini menjadi 1.914 TPS.

Dia menuturkan bahwa anggaran itu masih di luar anggaran penanganan protokol kesehatan.

Untuk anggaran Pilkades ini diambil dari anggaran Pilkades itu sendiri, sedangkan anggaran protokol kesehatan berasal dari BTT (Belanja Tak Terduga).

"Nanti pengamanan, pengawalan juga ada, protokol kesehatan itu juga anggarannya sedang dihitung," ungkapnya.

Diketahui, Pilkades serentak di Kabupaten Bogor segera digelar pada 20 Desember 2020 mendatang.

Pilkades ini melibatkan sebanyak 88 desa dari 34 kecamatan serta melibatkan sekitar 737 ribu hak pilih.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved