Breaking News:

Pelaku Mutilasi Terancam Hukuman Mati, Pengacara Ungkap 5 Korban Pelecehan Donny : Masih Kecil-kecil

AKP Herman Edco Simbolon mengatakan pelaku terancam hukuman mati karena terjerat pasal pembunuhan berencana

Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
TribunBogor dari TribunJakarta Yusuf Bachtiar
Pelaku mutilasi terancam hukuman mati, pengacara ungkap 5 korban pelecehan seksual Donny dan usianya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pelaku mutilasi di Kota Bekasi, AYJ (17) terancam hukuman mati karena sudah membunuh Donny Saputra (24), pegawai minimarket.

Kanit I Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Herman Edco Simbolon mengatakan pelaku terjerat pasal pembunuhan berencana.

Hal itu diungkapkan Herman setelah gelar rekonstruksi di kediaman tersangka, Kampung Pulo Gede, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (16/12/2020).

"Pasal yang diterapkan yaitu pasal 340 KUH Pidana subsider 338 yaitu pembunuhan yang diawali dengan perencanaan, ancaman hukuman maksimal hukuman mati," kata Herman, dikutip TribunnewsBogor.com dari TribunJakarta.com.

Meski begitu, karena tersangka masih di bawah umur, maka proses hukum akan tetap mengukuti penanganan kasus anak sesuai undang-undang yang berlaku.

"Kami tetap proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, keringanan tetap ada tapi itu di pengadilan," terang Herman.

Baca juga: Fakta Baru Mutilasi Bekasi, Pelaku Sempat Beli Benda Ini ke Minimarkat Usai Potong Tubuh Korbannya

Baca juga: Sebelum Dimutilasi usai Berhubungan Badan, Pegawai Minimarket Sempat Bikin Manusia Silver Ketakutan

Dibela Pengacara

Melihat hal tersebut, ada seorang pengacara dari Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM) yang berniat untuk membebaskan pelaku dari hukuman mati.

Pertimbangan pertama, adalah karena pelaku masih dibawah umur dan tergolong anak-anak, sehingga jadi landasan untuk meringankan hukuman yang menjerat AYJ atas kasus pembunuhan tersebut.

FOLLOW:

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved