Skenario Polisi Hadapi Massa Aksi 1812 di Istana, Kapolda : Keselamatan Masyarakat Hukum.Tertinggi

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan, pihaknya melarang adanya kerumunan massa, termasuk rencana aksi 1812 di depann istana

Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kerumunan massa simpatisan yang sambut kedatangan Habib Rizieq Shihab (HRS) di kawasan Puncak Bogor, Jalan Raya Puncak, Simpang Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor di tengah pemberlakuan PSBB pandemi Covid-19, Jumat (13/11/2020) lalu. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan, pihaknya melarang adanya kerumunan massa, termasuk rencana aksi 1812 di depann istana menuntut pembebasan Habib Rizieq, yang akan digelar Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, Jumat (18/12/2020) besok.

Rencana Aksi 1812 Geruduk Istana, Polisi Akan Cegah Kerumunan Massa Sejak di Bekasi

"Klaster Petamburan dan Tebet sudah membuktikan bahwa kerumunan sangat berbahaya," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Kamis (17/12/2020).

Maka itulah, pihaknya bakal melaksanakan operasi kemanusiaan jika ada aksi yang mengakibatkan munculnya kerumunan.

"Keselamatan masyarakat menjadi hukum.tertinggi. Sudah ada UU kekarantinaan, kesehatan, wabah penyakit menular, ada perda, pergub, instruksi gubernur. Itu akan kita laksanakan dalam bentuk operasi kemanusiaan. Akan kita laksanakan 3 T (testing, tracing, treatment) sehingga kerumunan bisa dikendalikan," pungkasnya.

Tak ada izin

Adapun Polda Metro Jaya tak mengeluarkan izin atau Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait rencana Aksi 1812 yang digelar oleh gabungan ormas Islam ANAK NKRI.

"Ya tidak mengeluarkan izin tidak dikeluarkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Yusri menyebut polisi bakal melakukan upaya preventif agar tidak ada kerumunan di ibu kota. Pasalnya, Aksi 1812 berpotensi menimbulkan kerumunan massa

"Preventif kita mulai dari bekasi dari daerah kita sampaikan kalau ada kerumunan massa. Kita sampaikan tidak boleh ada kerumunan. Operasi kemanusiaan yang akan kita lakukan," lanjut Yusri.

Selain itu, Polda Metro juga akan menurunkan personel di lapangan.

"Tetap ada. Nanti akan kita sampaikan, kita akan rapat dulu," pungkasnya.

Diketahui, dari poster yang diterima Tribunnews, beberapa tuntutan oleh ANAK NKRI akan disuarakan dalam aksi Jumat besok.

Tuntutan pertama yakni meminta pengusutan tuntas terhadap enam laskar FPI yang tewas oleh polisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Tuntutan kedua yakni meminta Imam Besar Habib Rizieq Shihab yang ditahan di Polda Metro Jaya agar dibebaskan.

Kemudian, tuntutan ketiga yakni meminta agar kriminalisasi terhadap ulama dihentikan. Selain itu, mereka juga menegaskan agar tak ada lagi diskriminasi hukum.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Ini Skenario Polisi Hadapi Massa Aksi 1812 Pendukung Habib Rizieq di Istana Jumat Besok,

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved