Breaking News:

Bunuh 36 Orang Secara Berantai, Pria Ini Kena Azabnya di Penjara, Meninggal Karena Covid-19

Mantan mafia Lucchese, Anthony "Gaspipe" Casso, yang dikenal sebagai pembunuh berdarah dingin itu, meninggal di balik jeruji besi.

pixabay
Ilustrasi -- pembunuh tewas di penjara 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pepatah soal karma dan azab jika melakukan perbuatan jahat itu ternyata terjadi di kehidupan nyata.

Mantan mafia Lucchese, Anthony "Gaspipe" Casso, yang dikenal sebagai pembunuh berdarah dingin itu, meninggal di balik jeruji besi.

Kematian sang pembunuh itu akibat tertular virus corona atau Covid-19.

Casso adalah orang di balik puluhan pembunuhan geng dan bahkan mempekerjakan dua detektif Departemen Kepolisian Kota New York (NYPD) sebagai mafia pembunuh.

Mafia berusia 78 tahun yang telah ditolak pembebasannya pada bulan lalu, kini telah meninggal pada Selasa (15/12/2020), menurut situs Biro Penjara dan sumber penegakan hukum.

Pada 25 November, para pengacara Casso menulis pernyataan kepada hakim yang menjelaskan bahwa klien mereka telah tertular Covid-19 saat menjalani hukuman seumur hidup di penjara Amerika Serikat, Tuscon.

Baca juga: UPDATE Kamis 17 Desember Tambah 7.354, Kini Ada 643.508 Kasus Covid-19 di Indonesia

Baca juga: Menyesal Bunuh Istri yang Lagi Hamil, Pelaku Ketakutan Dihantui Arwah Korban : Jangan Hukum Mati Pak

Melansir New York Post pada Rabu (16/12/2020), para pengacara juga mengatakan bahwa Casso yang berkursi roda memiliki banyak masalah kesehatan sebelum dia tertular virus corona.

Beberapa penyakit yang ia idap di antaranya, kanker prostat, penyakit arteri koroner, penyakit ginjal, hipertensi, penyakit kandung kemih, dan masalah paru-paru dari tahun-tahun merokok, kata surat pengadilan.

Namun, hakim federal Brooklyn, Frederic Block, menolak tawaran untuk pembebasan lebih awal, menemukan bahwa "mengingat sifat dan tingkat sejarah kriminal terdakwa, bahwa ia tetap berbahaya bagi masyarakat".

g

Anthony Gaspipe Casso mantan mafia maniak pembunuh yang meninggal di penjara karena Covid-19. (New York Post Archive)

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved