Breaking News:

Tas Berbahan Daun Pandan dan Kayu Rotan Asli Bogor Jadi Incaran Wisatawan Mancanegara

Pemilik House Of Thalita Aisyah Setyawati yang juga pengerajin binaan dari Dekranasda Kota Bogor yang tergabung dalam Pusat Kerajinan Kota Bogor

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pemilik House Of Thalita Aisyah Setyawati yang juga seorang pengerajin binaan dari Dekranasda Kota Bogor yang tergabung dalam Pusat Kerajinan Kota Bogor menyulap daun pandan dan kayu rotan menjadi tas cantik dan unik. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemilik House Of Thalita Aisyah Setyawati yang juga seorang pengerajin binaan dari Dekranasda Kota Bogor yang tergabung dalam Pusat Kerajinan Kota Bogor 'menyulap' daun pandan dan kayu rotan menjadi tas cantik dan unik.

Aisyah menceritakan bahwa awalnya Ia hanya memproduksi tas tersebut untuk digunakan secara pribadi.

Ketika itu tas hasil karyanya itu pun banyak dilirik hingga akhirnya pada beberapa tahun lalu Ia mulai memproduksi tas tersebut.

Selain karena memiliki hoby memngoleksi barang unik, Ia pun inhin membuat sebuah produk khas Kota Bogor.

"Produk saya ini mengusung tema tas pernak-pernik dan sovenir yang etnik dan unik, saya itu punya ciri khas bahannya itu dari bahan alam bahan pandan rotan," katanya saat ditemui di Pusat Kerajinan Kota Bogor.

Untuk membuat hasil karya yang unik serta tahan lama Ia pun memadukan daun talas dengan bahan ghoni dan rotan dengan bahan kulit.

Untuk menciptakan produk tersebut Ia pun memberdayakan para pengerajin daun pandan dan rotan.

Sementara itu untuk proses finishing dan pemasangan pernak pernik dilakukan di House Of Thalita.

Saat ini produknya pun sudah banyak digunakan masyarakat di luar Kota Bogor bahkan hingga menjadi oleh oleh wisatawan mancanegara.

"Pasarnya sangat lumayan, sering dibawa untuk oleh oleh bahkan untuk hadiah, kita juga sering mengikuti pameran, namun karena masih pandemi jadi pameran pameran tahun ini ditunda, tapi Alhamdulillah saat ini ada Pusat Kerajinan Kota Bogor sehingga bisa membantu pemasaran ataupun promosi," katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved