Breaking News:

Gantikan Edhy Prabowo, Trenggono: Soal Benur Kita Evaluasi, Saya Cinta Keberlanjutan Lingkungan

Dalam lawatannya, Trenggono menegaskan bakal mengevaluasi beberapa kebijakan menteri sebelumnya sesuai pesan Presiden Jokowi.

Editor: Vivi Febrianti
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Bendahara Umum Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin pada pilpres 2019 lalu, Wahyu Sakti Trenggono, menyambangi Istana Kepresidenan pada Jumat (25/10/2019) pagi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presiden RI Joko Widodo melantik Sakti Wahyu Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan di Istana Kepresidenan hari ini, Rabu (23/12/2020).

Usai pelantikan, Trenggono langsung melawat ke Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam lawatannya, Trenggono menegaskan bakal mengevaluasi beberapa kebijakan menteri sebelumnya sesuai pesan Presiden Jokowi.

Salah satu evaluasinya mengenai kebijakan ekspor benih lobster yang diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 12 tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

"Ada beberapa yang dipesankan oleh Pak Presiden. Tapi saya tentu perlu evaluasi, salah satunya adalah soal benur (benih lobster)," kata Trenggono dalam lawatannya, Rabu (23/12/2020).

Trenggono lantas menyatakan cintanya kepada keberlanjutan.

Adapun isu keberlanjutan lingkungan ini yang membuat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membuat aturan pelarangan ekspor benih lobster.

Namun menteri penggantinya, Edhy Prabowo, kembali melegalkan ekspor benur dengan alasan keberlanjutan harus diseimbangkan dengan kesejahteraan nelayan, yang menggantungkan hidupnya mencari benur.

"Soal benur akan kita evaluasi, karena saya cinta soal keberlanjutan lingkungan. Kalau itu rusak lingkungannya, maka generasi berikut tidak akan bisa mendapat manfaat. Nah, itu yang akan kita evaluasi," sebut Trenggono.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Joko Widodo akhirnya menunjuk Menteri Kelautan dan Perikanan baru pada Selasa (22/12/2020).

Jokowi menunjuk Sakti Wahyu Trenggono untuk menggantikan Edhy Prabowo yang menjadi tersangka kasus suap izin jasa kargo ekspor benih lobster.

"Yang kelima Bapak Sakti Wahyu Trenggono, beliau sekarang ini memegang jabatan di Wakil Menteri Pertahanan. Dan akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan," kata Jokowi saat memperkenalkan Sakti di Istana Kepresidenan, Selasa (22/12/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trenggono: Soal Benur Kita Evaluasi, Saya Cinta Keberlanjutan"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved