Breaking News:

Libur Natal dan Tahun Baru, Tamu Penginapan Curug Cipamingkis Bogor Sepi

Pengelola Curug Cipamingkis, Deden mengatakan, akibat adanya syarat tersebut membuat para wisatawan mengurungkan niatnya untuk reservasi di penginapan

Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Damanhuri
istimewa
Curug Cipamingkis 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Pemberlakuan syarat kunjungan ke Bogor yang mewajibkan syarat tes rapid antigen membuat pelaku di sektor pariwisata terdampak. 

Seperti yang dialami pelaku wisata Curug Cipamingkis, Kecamatan sukamakmur, Kabupaten Bogor. 

Pengelola Curug Cipamingkis, Deden mengatakan, akibat adanya syarat tersebut membuat para wisatawan mengurungkan niatnya untuk reservasi di penginapan. 

Padahal, di tahun sebelumnya saat libur natal dan akhir tahun, wisatawan biasanya sudah melakukan reservasi sejak jauh hari. 

Hingga kini, wisatawan yang baru melakukan reservasi di penginapan Curug Cipamingkis baru dua kamar saja. 

"Sepi yang booking. Ini saja baru dua," katanya, Kamis (24/12/2020).

Padahal, banyak pelaku wisata yang sudah terlanjur merasa senang dengan datangnya libur akhir tahun.

Sebab di momen ini akan banyak wisatawan yang datang sehingga bisnis yang lesu selama pandemi bisa sedikit membaik.

Lantaran adanya persyaratan itu, alhasil pihaknya meminta kepada tamu yang hendak menginap wajib melengkapi rapid antigen dengan hasil non reaktif. 

Sementara itu, terkait protokol kesehatan, penginapan Curug Cipamingkis telah menerapkan 3M. 

Dimana pengunjung wajin mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak.

"Kita juga sediakan tempat cuci tangan di setiap sudut lokasi wisata," jelas Deden.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved