Detik-detik Mantri Hutan Diserang Pencuri Kayu, Korban Diselamatkan Istri Setelah Dibuang ke Sawah

Seoran mantri di Blora tak berdaya dihajar seteleh berpatrolo di hutan. Korban ditodong pistol hingga diikat dan dibuang ke persawahan.

Shutterstok via Kompas.com
Ilustrasi garis polisi/Seoran mantri perhutani di Blora tak berdaya dihajar seteleh berpatrolo di hutan 

Tak hanya itu, korban juga turut diancam oleh pelaku.

"Korban juga diancam dengan ditodong pistol. Hidung korban juga disayat senjata tajam. Uang Rp 1,9 juta di dompet juga diambil berikut ponsel korban. Saat itu korban sendirian," kata Sahari.

Aksi pelaku berlanjut dengan mengikat tangan dan kaki korban dengan tali rafia.

Mereka lantas membuang SY ke area persawahan jagung.

Baca juga: Pengakuan Sekuriti yang Aniaya Dokter hingga Tengkoraknya Pecah, Lanjut Bekerja Setelah Bereaksi

Baca juga: KRONOLOGI Kepala Puskesmas Dianiaya Oknum Polisi Ditempat Hajatan, Cekcok Gara-gara Rumah Dinas

Korban diseret keluar pos sejauh sekitar 20 meter.

Hingga akhirnya korban berhasil menyelematkan diri.

Korban turut dibantu sang istri setelah berlari menuju rumah dinasnya.

"Beruntung, saat subuh korban bisa melepaskan ikatan di kakinya.

Korban kemudian berlari menuju rumah dinasnya sekitar 3 kilometer. Istrinya kemudian melepaskan ikatan tangan.

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Perhutani dan kepolisian," kata Sahari.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus illegal logging disertai penganiayaan tersebut.

"Kasus ini masih didalami. Pencurian kayu sonokeling dengan menganiaya mantri hutan, Pelaku lebih dari sepuluh," kata Setiyanto.

Sahari menambahkan jika Perhutani KPH Cepu masih melakukan pendataan berapa jumlah pohon yang menjadi sasaran pembalakan liar tersebut.

Baca juga: Terkuak Kronologi Kepala Puskesmas Dianiaya Oknum Polisi di Tempat Hajatan, Ribut karena Rumah Dinas

Baca juga: Penganiayaan Ungkap Hubungan Terlarang Istri dan Selingkuhan, Minta Tolong ke Suami Begini Responnya

Baca juga: Niat Mancing, Nasib Bocah 12 Tahun Berakhir Miris, Tubuhnya Memar dan Muntah Dianiaya Pria Ini

Berdasarkan keterangan korban, penebangan liar tersebut diketahui menggunakan gergaji mesin jenis senso yang telah dimodifikasi.

Kayu hasil pencurian diangkut menggunakan truk.

"Data awal ada dua pohon sonokeling berukuran besar yang ditebang para pelaku. Para pelaku cukup lihai kartena gergaji mesin telah dimodifikasi sehingga suaranya teredam tidak terdengar," ungkap Sahari.

(TribunnewsBogor.com/Kompas.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved