Fakta Baru Pembunuhan Gadis 24 Tahun: Korban Telanjang Dada, Pelaku Diduga Penyuka Sesama Jenis

Perempuan yang bekerja sebagai teller di salah satu Bank swasta itu dibunuh dan dirampas barang berharganya.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Nana dan keluarga korban saat menghaturkan persembahyangan didepan rumah korban di Jalan Kerta Negara, Gang Widura, Dusun Poh Gading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali pada Senin (28/12/2020) siang. 

Dijelaskan oleh Kapolresta, total terdapat 19 luka, diantaranya 8 tusukan serta belasan luka terbuka dan lecet.

“Ditemukan luka tusuk pada korban ada 8 tusukan, 2 tusukan dada sebelah kiri 2 tusukan dada kanan, 2 tusukan pada leher dan 2 tusukan perut kanan, selain itu terdapat belasan luka terbuka,” paparnya.

Pelaku diperkirakan melancarkan aksinya pada Minggu (27/12/2020) pukul 16.00 Wita

Pelaku membawa pisau milik orang tuanya dari dapur, kemudian pelaku berjalan kaki mengitari rumah korban, jarak rumah pelaku dan korban hanya berkisar 25 meter.

Baca juga: Motif Gisel Rekam Video Syur 19 Detik Terungkap, Videonya Sempat Dikirim ke Ponsel MYD

Pisau yang diduga digunakan pelaku pembunuhan pegawai Bank di Denpasar diamankan kepolisian. Polisi sebut semua barang bukti dan keterangan saksi kini didalami oleh penyidik untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan NPW pada Senin (28/12/2020).
Pisau yang diduga digunakan pelaku pembunuhan pegawai Bank di Denpasar diamankan kepolisian. Polisi sebut semua barang bukti dan keterangan saksi kini didalami oleh penyidik untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan NPW pada Senin (28/12/2020). (Tribun Bali/Firizqi Irwan)

Pengakuan Pelaku

PAH remaja 14 tahun yang membunuh dan membawa kabur barang berharga milik seorang gadis pegawai bank kini cuma bisa pasrah setelah ditangkap polisi.

PAH yang kesehariannya bekerja sebagai buruh bangunan itu mengaku menyesali perbuatannya.

Ia juga mengaku nekat melakukan aksinya karena terpaksa.

"Iya menyesal, terpaksa," kata pelaku, saat dihadirkan di hadapan awak media saat rilis kasus di Mapolresta Denpasar, Bali, Pada Kamis (31/12/2020)

Atas perbuatannya PAH (14) terancam 15 tahun pidana penjara.

"Pasal yang akan dipersangkakan adalah 338 KUHP dan atau pasal 35 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana penjara 15 tahun dan akan ada pemberatan yang akan kita lengkapi, seperti bukti-bukti yang ada di Buleleng," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

Saat disinggung usia pelaku masih di bawah umur, Kapolretsa menegaskan, hukum akan tetap diproses sesuai prosedur yang berlaku.

“Prosedur hukum dikenakan ada sistem peradilan anak yang berlaku kepada pelaku termasuk penahanan khusus untuk anak, ada pendampingan dari Bapas (Balai Pemasyarakatan,-red), sebelum penahanan pelaku sudah melaksanakan rapid antigen untuk memastikan tahanan dalam kondisi tidak terkena covid-19 karena korban terindikasi covid-19,” jelasnya.

Baca juga: Puas Bercinta, Pria Habisi Teman Kencan di Kamar Mandi Hotel, Gara-gara Tersinggung Disebut Penipu

lokasi penemuan mayat perempuan di Jalan Kerta Negara, Gang Widura, Nomor 24, Dusun Poh Gading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali.
lokasi penemuan mayat perempuan di Jalan Kerta Negara, Gang Widura, Nomor 24, Dusun Poh Gading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali. (Tribun Bali/Firizqi Irwan)

Harta Korban Raib

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved