Abu Bakar Baasyir Akan Dibawa ke Solo usai Dibebaskan, Keluarga Tegaskan Tak Ada Acara Penyambutan

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir bakal langsung pulang ke rumahnya di Solo pasca bebas dari Lapas Gunungsindur, Bogor

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Putra Abu Bakar Baasyir, Abdul Rochim Baasyir saat mengunjungi Lapas Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jumat (18/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGSINDUR - Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir bakal langsung pulang ke rumahnya di Solo pasca bebas dari  Lapas Gunungsindur, Bogor pada Jumat (8/12/2020) nanti.

Hal ini diungkapkan oleh putra Abu Bakar Baasyir sendiri, Abdul Rochim Baasyir.

Abdul Rochim mengaku bahwa pihak keluarga di Solo pun tidak menggelar persiapan apapun jelang bebasnya Baasyir ini.

"Kita enggak mau bikin acara penyambutan-penyambutan atau apa gitu, enggak. Pokoknya sudah, biasa saja. Karena ini situasi kan lagi Pandemi, kita juga nggak mau ada kerumunan masyarakat dan kita malah memadharatkan orang banyak," kata Abdul Rochim saat dihubungi wartawan, Senin (4/1/2020).

Dia menuturkan bahwa di sisi lain memang keluarga juga memprioritaskan kesehatan Abu Bakar Baasyir.

Bagi siapapun yang ingin bersilaturahmi dengan Abu Bakar Baasyir di Solo nanti, kata Abdul, juga akan dibatasi.

"Karena bahaya juga kalau beliau ketemu banyak orang, salaman dan sebagainya. Kalau pun nanti ada yang datang ke sini (Solo) atau silaturahmi ya, akan kami batasi, artinya ada benar-benar ada pembatasan nanti," ungkapnya.

Seblumnya diberitakan, Abu Bakar Baasyir (ABB) akan dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunungsindur, Kabupaten Bogor pada Jumat (8/1/2021) mendatang.

"ABB ditahan sejak sejak 2010, dikurangi remisi, bebas murni 8 Januari 2021," kata Kepala Lapas Gunungsindur Mujiarto saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (4/1/2021).

Dia mengatakan bahwa terkait bebasnya Abu Bakar Baasyir murni karena telah selesai menjalani masa kurungan pidana.

"Tidak ada pertimbangan lain, ABB bebas karena selesai menjalani pidana," katanya.

Diketahui, atas kasus yang menjeratnya, Abu Bakar Baasyir dihukum kurungan penjara selama 15 tahun.

Pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jateng itu terbukti meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme.

Dia divonis oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 2011 silam yang mana putusan itu tak berubah hingga tingkat kasasi.

Selama masa hukuman, Baasyir mendapat remisi sebanyak 55 bulan, yaitu remisi umum, dasaswarsa, khusus, Idul Fitri dan remisi sakit.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved