Breaking News:

Hunian Tetap untuk Korban Bencana Alam di Sukajaya dan Cigudeg Bogor Segera Terwujud

Pembangunan hunian tetap (huntap) untuk para korban bencana alam banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kondisi hunian sementara (huntara) yang dihuni para korban bencana banjir dan longsor awal tahun 2020 di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Senin (6/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pembangunan hunian tetap (huntap) untuk para korban bencana alam banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya dan Cigudeg segera terwujud.

Hal ini dibahas dalam rapat virtual antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kamis (7/1/2021).

Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan bahwa saat ini pemerintah pusat sedang membangun huntap di dua desa yakni Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg dan Huntap di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya.

"Pembangunan huntap di dua lokasi tersebut, dilaksanakan secara multi years atau berlangsung sejak 2020 hingga 2021 ini," kata Ade Yasin.

Ia juga mengatakan bahwa akan mengirimkan surat kepada Pemerintah Pusat agar pembangunan huntap pada dua desa tersebut ditambah karena ada 2.000 Kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.

"Semoga saja pembangunannya bisa selesai seluruhnya di 2021 dan masyarakat korban bencana bisa segera menempati Huntap ini," kata Ade.

Pembangunan huntap ini menggunakan lahan seluas 52 hektar yang disediakan Pemkab Bogor yang mana 43 hektar diantaranya dipakai khusus bangunan huntap.

Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini tengah mengajukan permohonan pembangunan 500 Huntap kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 500 Huntap kepada pemerintah provinsi, dan 500 Huntap lainnya ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR).

"Karena saat ini kami sedang dalam proses pengajuan, makanya pemerintah pusat ingin melihat sejauh mana kesiapan lahan yang kami miliki. Makannya kami tadi membahas 53 hektar lahan yang kita siapkan untuk pembangunan huntap," tambah Sekretaris DPKPP Kabupaten Bogor, Irma Lestiana.

Irma mengatakan bahwa jumlah huntap tersebut masih kurang dari kebutuhan namun Pemkab Bogor berupaya tetap membangun huntap secara bertahap.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved