Breaking News:

Pasca Libur Tahun Baru, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Meningkat, Dinkes Akui Kewalahan

Pasca libur panjang natal dan tahun baru (nataru) 2021, penularan virus corona atau Covid-19

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ilustrasi rapid test antigen di Simpang Gadog, Puncak Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pasca libur panjang natal dan tahun baru (nataru) 2021, penularan virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan.

"Akhir-akhir ini cukup meningkat ya, setelah nataru, padahal kita sudah melakukan penjagaan cukup ketat di tempat-tempat wisata, hotel dan restoran," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Kamis (7/1/2021).

Selain itu, pasca nataru ini ketersediaan ruang isolasi Covid-19 juga menipis.

Menipisnya jumlah ruang isolasi ini juga sudah melewati batas maksimal standar WHO yang di angka 60 persen dan Kementrian Kesehatan di angka 70 persen.

Pemberlakukan Pembatasan Berskala Mikro (PSBM) Jawa dan Bali pada 11 Januari 2020 oleh pemerintah pun didukung Ade Yasin agar penularan Covid-19 pasca nataru ini semakin parah.

"Kami khawatir juga kalau kita tidak mengikuti aturan (PSBM) ini malah terjadi lonjakan yang cukup tinggi. Makanya ini harus segera disosialisasikan dan akan kita buat surat keputusan bupati atau perbupnya untuk PSBM ini," kata Ade Yasin.

Terpisah, menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Achmad Zaenudin, pasca nataru ini ruang isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor menipis dengan keterisian yang sudah mencapai 91,3 persen.

Pemkab Bogor pun saat ini berupaya untuk menambah ruang isolasi Covid-19 setelah dirundingkan bersama dengan para direktur rumah sakit daerah dan swasta serta perhimpunan-perhimpunan dokter dan kesehatan.

"Ruang isolasi kita saat ini sudah 91,3 persen. Berarti kalau udah segitu mayoritas (tempat isolasi) udah 100 persen kan, banyak. Saat ini kita terus terang memang intinya kewalahan lah. Tapi perjuangan dari teman-teman dari rumah sakit swasta, IDI, PDGI, PPNI, IBI, kita bersatu lah untuk Kabupaten Bogor," ungkap Achmad Zaenudin.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved