Breaking News:

Suasana Warung Kopi Rakjat Cibinong, Soal Menu dan Harga Tak Perlu Khawatir

Warung Kopi Rakjat hadir untuk memenuhi keinginan pencinta kopi dengan cita rasa yang berkualitas.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Warung Kopi Rakjat di Jalan Alternatif GOR Pakansari, Cibinong, nomor 140, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Berlokasi di Jalan Alternatif GOR Pakansari, Cibinong, nomor 140, Kabupaten Bogor, Warung Kopi Rakjat hadir untuk memenuhi keinginan pencinta kopi dengan cita rasa yang berkualitas.

Warung Kopi Rakjat merupakan Kedai Kopi yang dibentuk sebagai wadah untuk saling tukar pikiran, berbincang mengenai beragam hal ataupun topik hangat yang layak untuk didiskusikan.

Perwakilan Warung Kopi Rakjat, Muhammad Miftah Farid mengatakan, kedai kopi yang hadir di Cibinong ini berawal dari kegelisahan terkait tingginya harga kopi dengan label-label ternama.

"Warung Kopi Rakjat itu kita bangun atas keluh kesah. Seperti zaman 3 tahun lalu itu kita merasa warung kopi lokal itu terlalu berat untuk mengangkat derajatnya, bersandingan dengan kedai-kedai yang sudah ada pada saat itu dan kita berkeyakinan bahwa kopi yang enak itu tidak perlu mahal. Yang terpenting itu adalah pelayanan," ujarnya, Minggu (10/1/2021).

"Kita itu berangkat dari gerobak sebenarnya. Kebetulan ini cabang kita kelima. Karena saya dari Jawa, semua obrolan itu ada. Mau ngomongin ekonomi, sosial, sampai politik. Alhasil kita bikin Warung Kopi Rakjat dengan konsep gerobakan di 2017 akhir," tambahnya.

Lebih lanjut, Farid menjelaskan bahwa Warung Kopi Rakjat tersebut mengutamakan pelayanan dengan rasa persaudaraan.

"Jadi bagaimana kopi itu nomor sekian. Tapi nongkrong, ngobrol bersama teman-teman di sini itu jadi salah satu yang utama di Warung Kopi Rakjat," jelasnya.

Sementara itu, Farid membeberkan bahwa di dalam bisnis yang dijalankannya ditanamkan rasa persaudaraan tanpa memandang strata kelas.

"Saya mengutamakan tukang seduhnya itu bahwa kita itu di sini tidak ada derajat sosial. Jadi siapapun yang ada di sini adalah keluarga. Kita sama. Kita rakyat. Makanya saya bikin slogan itu kopi dari rakyat untuk rakyat," tegasnya.

Terkait menu unggulan, Farid memaparkan jika Warung Kopi Rakjat memiliki banyak varian, namun yang saat ini menjadi ciri khas menu andalan yakni Kopi Sejiwa.

"Variannya di cabang kelima itu ada manual brew. Jadi kita ada beberapa beens dari nusantara. Yang paling menonjol itu di sejiwa terkait penjualan. Itu menu andalan, karena itu adalah perpaduan kopi robusta Bogor, atau Temanggung biasanya, kita mix dengan fresh milk choconut. Jadi perpaduan kopi dengan kelapa," ungkapnya.

Selain itu, Farid menjelaskan bahwa Warung Kopi Rakjat saat ini memiliki lima cabang.

Lanjut Farid, harga kopi yang dijual cukup bersahabat dengan kantong masyarakat.

"Untuk di sini kita start Rp 20 ribu. Tapi kalau untuk digerobak kita karena konsepnya berbeda, di gerobak itu dijual dengan harga Rp 10 hingga Rp 15 ribu. Kalau di sini Rp 20 -23 ribu," tandasnya.
 

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved