Breaking News:

Pembatasan Sosial Jawa dan Bali

Disidak Bupati, Minimarket di Sentul Bogor Mendadak Sibuk Buru-Buru Tutup Toko

Sebuah menimarket di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor disambangi tim gabungan Satgas Covid-19

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Sebuah menimarket di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor disambangi tim gabungan Satgas Covid-19, Selasa (12/1/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Sebuah menimarket di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor disambangi tim gabungan Satgas Covid-19, Selasa (12/1/2021) malam.

Tim gabungan dari Bupati Bogor, Kapolres Bogor dan Dandim 0621 ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali yang kini masuk hari kedua.

Pantauan TribunnewsBogor.com, sekitar pukul 19.40 WIB, saat didatangi petugas sejumlah karyawan di sana mendadak sibuk menutup ruko minimarket.

Ketika dihampiri Bupati Bogor Ade Yasin, pintu rolling door minimarket belum sempat tertutup seluruhnya.

"Penanggungjawabnya mana ini coba panggil," kata Kasatpol PP Agus Ridho saat mendampingi Bupati Ade Yasin.

Seorang karyawan yang panggil pun keluar dari minimarket dan menjelaskan bahwa ruko sudah tutup sejak pukul 19.00 WIB sesuai ketentuan PPKM Jawa dan Bali yang diterapkan.

Namun, menurutnya proses penutupan ruko memang memakan waktu.

Meski begitu, petugas tetap curiga karena di depan ruko itu ada gerobak pedagang dengan kompor yang masih menyala dan jajanan cireng yang masih dimasak.

"Buka jam 10.00 WIB sampai jam 19.00 WIB ya, besok begitu ya. Jangan karena ada petugas lalu buru-buru tutup," kata Bupati Ade Yasin di hadapan karyawan tersebut.

Ade Yasin mengatakan bahwa sidak ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya ruko yang melanggar ketentuan PPKM yang berlaku di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, ruko yang melanggar ketentuan jam operasional ini hanya sebagian kecil dan sebagian besar sudah patuh pada peraturan yang diterapkan.

"Ternyata sebagian besar sudah paham ya, sudah tahu peraturan yang dikeluarkan bupati dari tanggal 11 sampai 25 (Januari 2021) meneruskan Permendagri," ungkap Ade Yasin.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved