Breaking News:

Kronologi Pria Habisi Nyawa Mertua, Mengaku Kesal Diminta Ceraikan Istri

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy mengatakan, tersangka sebelumnya sempat buron sejak tiga bulan terakhir seusai melakukan aksi pembunuhan.

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi tewas/ Pria habisi nyawa mertua. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Mengaku kesal diminta untuk menceraikan istri, HS (24), seorang menantu di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, nekat membunuh IU (48) yang tak lain adalah mertuanya sendiri.

Kasus ini terbongkar setelah pelaku diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Musi Rawas di Basecamp Perkebunan Kelapa Sawit, Desa Terata Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 18.20 WIB.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy mengatakan, tersangka sebelumnya sempat buron sejak tiga bulan terakhir seusai melakukan aksi pembunuhan tersebut.

Dalam pelariannya, tersangka selalu bersembunyi dan berpindah tempat untuk menghindari kejaran petugas.

Usai mendapatkan informasi keberadaan pelaku, petugas lalu menangkap Herman di lokasi itu tanpa perlawanan.

"Saat diintrogasi, tersangka mengakui perbuatannya bahwa telah membunuh mertuanya sendiri," kata Efrannedy saat gelar perkara, Selasa (12/1/2021).

Hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa motif pembunuhan itu dilatarbelakangi kekesalan pelaku terhadap korban.

Pelaku mengaku selalu didesak untuk menceraikan istrinya sendiri.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Sadis di NTT, Pelaku Sembunyikan Potongan Tubuh Korban dalam Gua

Baca juga: Perempuan di Langkat Diduga Tewas Dibunuh, Ditemukan dalam Kondisi Parang Masih Menancap

Kekesalan itu membuatnya kalap hingga akhirnya berencana membunuh korban yang sendirian di dalam rumah.

Korban pun tewas setelah dihantam pelaku dengan menggunakan kayu serta dijerat tali rafia.

Jenazah korban baru ditemukan oleh dua saksi, AS dan RK, yang saat itu curiga karena korban tak kunjung keluar rumah.

"Kedua saksi ini awalnya mengintip dari jendela dan melihat korban dalam keadaan telungkup di lantai dapur rumah korban. Pelaku saat itu sudah kabur melarikan diri," ujar Kapolres.

Atas perbuatannya, Herman dijerat Pasal 338 dan 340 KUHP tentang penganiayaan dengan pembunuhan dengan ancaman penjara 20 tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kesal Selalu Diminta Ceraikan Istrinya, Seorang Menantu Bunuh Mertua"

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved