Breaking News:

Momen Haru Agesti Ayu Batal Penjarakan Ibu, Sumiyatun Menangis Peluk Anak : Maafkan Mama Ya Sayang

Di momen perdamaian yang berlangsung di Kejaksaan Negeri Demak, Agesti Ayu dan Sumiyatun menangis haru sambil saling berpelukan.

Penulis: Uyun | Editor: Damanhuri
kolase TribunJateng/Instagram lambe turah
Momen haru Agesti Ayu batal penjarakan ibu kandung, Sumiyatun menangis peluk anak 

Setelah pelukan hangat itu, Agesti Ayu tidak lagi memandang ibunya sebagai pelaku penganiyaan, tetapi sebagai seorang ibu yang sayang kepada anak-anaknya.

"Bagaimanapun dia adalah orangtua yang sangat saya banggakan. Yang membesarkan saya. Yang melahirkan saya," kata Agesti Ayu.

"Bagaimanapun beliau tetap ibu saya. Yang membesarkan saya, yang memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya," imbuhnya.

Baca juga: Tak Terima Wajahnya Kena Kuku Sang Mama, Anak Perempuan Penjarakan Ibu Kandungnya Sendiri

Lantas Agesti Ayu menegaskan pencabutan laporan terhadap ibu kandungnya ini murni inisiatif pribadi.

Bahkan, Agesti Ayu mengaskan tidak ada paksaan atau ancaman dari siapapun.

"Insya Allah tanpa disuruh siapapun saya Agesti Ayu Wulandari mencabut laporan ini," ucapnya.

Mendengar ucapan sang anak, Sumiyatun pun mengusap air matanya yang mengalir di pipinya.

momen haru perdamaian Agesti Ayu dan Sumiyatun, batal penjarakan ibu kandung
momen haru perdamaian Agesti Ayu dan Sumiyatun, batal penjarakan ibu kandung (TribunJateng)

Tak lupa, Sumiyatun pun meminta maaf kepada anaknya, Agesti Ayu.

"Maafkan mama ya sayang ya. Mama banyak dosanya. Semoga Agesti memaafkan mamah," kata Sumiyatun.

Baca juga: Tak Terima Cintanya Diputus, Remaja di Kulon Progo Jebak Mantan Pakai Tali Rafia

Kemudian, Sumiyatun pun menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang membantu perkaranya, sehingga bisa berakhir dengan damai.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved