Breaking News:

Tim Patroli Gabungan Sambangi Markaz Syariah Sosialisasikan PPKM, Sejumlah Santri Dites Antigen

Tim patroli gabungan dipimpin Komandan Korem (Danrem) 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Dok. Korem 061 Suryakancana
Santri di Markaz Syariah, Puncak Bogor jalani rapid test antigen saat disambangi tim patroli gabungan untuk sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali, Rabu (13/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Tim patroli gabungan dipimpin Komandan Korem (Danrem) 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi sambangi Markaz Syariah sekaligus Pesantren Agrokultural di Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (13/1/2021).

Kegiatan ini dilakukan untuk memantau langsung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali 11 - 25 Januari 2021 di Megamendung.

Tim patroli gabungan yang dihadiri Dandim 0621, Kapolres Bogor, Satpol PP dan Muspika Megamendung ini disambut salah satu pengurus Markaz Syariah, Ustaz Asep.

"Kehadiran kita adalah untuk bersilaturahmi dan mengimbau agar menerapkan, menegakkan disiplin protokol kesehatan," kata Brigjen TNI Achmad Fauzi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.

Dalam kunjungan ini, tim gabungan dibantu tim tenaga kesehatan menggelar rapid test antigen massal untuk para santri.

Di sana juga didapatkan informasi bahwa sebanyak 17 santri asal Tasikmalaya sementara tengah pulang ke kampung halamannya.

Danrem dalam kesempatan itu juga mengimbau kepada pengurus Markaz Syariah untuk tidak mudah menerima tamu dari luar Bogor sebelum dia dipastikan bebas dari Covid-19.

"Saya minta apabila ada orang dari luar Bogor yang datang harus lebih selektif untuk sementara waktu, mengingat saat ini situasi kondisi terkait virus covid-19 masih belum aman," kata Danrem.

Dia juga meminta agar semua harus menegakkan disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan 5 M, jangan lalai, jangan ceroboh dan jangan menyepelekan aturan yang telah ditetapkan.

"Karena semua yang telah ditetapkan oleh pemerintah tentunya untuk kebaikan bersama," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved