Breaking News:

Tinjau Vaksinasi Tenaga Kesehatan RSUD, Bima Arya : Mudah-mudahan Selesai Tidak Sampai Satu Bulan

Bima Arya pun mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor untuk memberikan motivasi bagi para tenaga kesehatan yang divaksin.

Istimewa/Pemkot Bogor
Bima Arya pun mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor untuk memberikan motivasi bagi para tenaga kesehatan yang divaksin, Kamis (14/1/2021). 

Menanggapi itu, Kepala Bidang Medik RSUD Kota Bogor dr Sari Chandrawati mengatakan bahwa Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada setiap orang mempunyai efek yang berbeda-beda.

“Sebetulnya ketika sebuah vaksin itu sudah di launching, sudah boleh diberikan, efek sampingnya sangtlah kecil. Tetapi tidak menutup kemungkinan orang-orang tertentu yang mungkin memiliki sedikit reaksi yang berbeda,” kata Sari.

Sari menyatakan prosedur bila terjadi KIPI pun berjalan dengan baik di RSUD sehingga meminimalisir risiko lainnya.

“Kita sudah mempunyai satu tempat untuk melakukan stabilisasi. Sehingga apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, emergency kit kita sudah tersedia, oksigen sudah ada, kemudian cairan-cairan juga sudah ada. Dan kita juga sudah sediakan apabila kita sudah stabilkan dan perlu penanganan lebih lanjut, kita cepat mengevakuasi pasien ke IGD terdekat,” jelasnya.

“Yang satu orang tadi keluhannya hanya pusing. Dan sudah diobservasi. Kita berharap dengan penanganan yang cepat dan tepat, itu tidak berlanjut,” tandasnya.

Di RSUD Kota Bogor tercatat ada 1.032 SDM. 600 orang diantaranya adalah tenaga kesehatan.

“Pelaksanaan vaksinasi di RSUD itu dalam seminggu ada 3 kali. Selasa, Rabu dan Kamis. Setiap kali melaksanakan kuotanya ada 40 vaksin yang terbagi dalam dua sesi, yakni pagi dan siang. Pemerintah sudah menyediakan, kita harus menyambut baik dan cepat melakukan registrasi ulang agar nakes yang menjadi sasaran utama bisa menerima vaksin tersebut,” ujar Sari.

Sari juga menjamin pelaksanaan vaksinasi tidak mengganggu layanan yang ada.

“Kita mempunya dua tim yang melakukan vaksinasi. Tim A bekerja hari ini, besok Tim B dan seterusnya bergantian. Sehingga pelaksanaan vaksinasi ini yang kita laksanakan dari jam 08.000 -12.00 WIB ini kita pastikan tidak mengganggu pelayanan-pelayanan yang lain,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu peserta vaksinasi, yakni perawat pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor Amrisal Sisliandy berharap, dengan adanya vaksin ini bisa membantu memutus mata rantai Covid-19.

“Alhamdulillah tadi sudah divaksin. Lancar. Tidak terasa apa-apa. Bahkan pas disuntik pun tidak sakit, tidak seperti disuntik sebelum-sebelumnya. Semoga vaksin bisa memudahkan penanganan Covid-19, karena akhir-akhir ini ruangan sudah penuh,” kata Amrisal. (prokompim)

Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved