Breaking News:

Tak Boleh Diberikan, Ini yang Akan Terjadi Jika Penyintas Covid-19 Disuntik Vaksin

Prof Hans mengatakan, seseorang pernah terpapar Covid-19 secara alami akan memiliki antibodi di dalam tubuh mereka.

Editor: khairunnisa
Kompas.com
ilustrasi vaksin corona 

Vaksin yang disuntikkan, lanjut Prof Hans, juga berfungsi untuk membentuk antibodi dalam tubuh sehingga kebal terhadap virus.

"Kalau antibodi sudah ada kan kenapa divaksin lagi," tambahnya.

Jika vaksinasi terlanjur dilakukan pada penyintas Covid-19 atau yang pernah terpapar Covid-19, Prof Hans menjelaskan tak ada efek samping yang berbahaya.

Hanya saja, hal itu akan membuat vaksin kehilangan fungsinya dan tidak bekerja sebagaimana disuntikkan pada non penyintas Covid-19.

"Bukan efek sampingnya yang bahaya tapi vaksin jadi sia-sia.

Mubazir lah ibaratnya," kata Prof Hans.

Selain penyintas Covid-19, ada beberapa kondisi lain yang menyebabkan seseorang tidak bisa menerima Vaksin Sinovac.

Orang dengan penyakit penyerta seperti kelainan darah dan autoimun.

Menurut Prof Hans, pasien dengan penyakit penyerta seperti ini perlu diobservasi lebih lanjut sebelum menerima vaksin.

"Tak cuma itu, ibu hamil juga belum masuk dalam program vaksinasi Covid-19 kali ini. Karena ini kan vaksin baru, jadi masih dalam tahap penelitian lebih lanjut untuk kondisi tertentu," pungkasnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved