Breaking News:

Perkara Kasus Interchange Tol Jagorawi, Pemkot Bogor Berharap Damai

Perkara kasus interchange  atau bukaan Tol Jagorawi KM 42,5 hingga saat ini masih proses mediasi di Pengadilan Negeri Bogor.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kabag Hukum dan HAM Setda, Alma Wiranta di ruang kerjanya di Gedung Setda Kota Bogor Komplek Balaikota Bogor, Jumat (28/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Perkara kasus interchange  atau bukaan Tol Jagorawi KM 42,5 hingga saat ini masih proses mediasi di Pengadilan Negeri Bogor.

Kabag Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta menyampaikan, kegiatan mediasi perkara perdata bukaan tol Jagorawi KM 42,5 untuk mencari solusi dengan merumuskan klausul pasal-pasal yang akan dituangkan dalam akta perdamaian, sebagaimana dimaksud pasal 1851 KUHPerdata.

Tentunya proses Mediasi yang berlangsung tersebut bertahap dikomunikasikan oleh para pihak yang bersengketa dengan Mediator Hakim Edwin Adrian jalan terbaik dari kasus yang berjalan ini harus disampaikan kepada para penggugat langsung jangan ada yang dilebihkan atau dikurangi informasinya,

"Dari PKS yang kami pelajari memang ada yang menjadi permasalahan karena perbedaan persepsi, seperti kepentingan warga untuk akses jalan yang belum diakomodir, dan dengan menganalisis pasal-pasal perjanjian tersebut yang dibuat tahun 2017 tentunya kami akan terus mendalami seperti apa pembicaraan saat menyusun PKS Nomor 003/gsa-PKS/IV/2017 tersebut," katanya saat ditemui di Balaikota Bogor Sabtu (16/1/2021).

Sehingga pihaknya berharap dalam proses mediasi yang dilakukan saat ini akan dicapai win-win solution yang terbaik.

Pemerintah Kota Bogor melalui Perangkat Daerah terkait tentunya akan terus mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan dengan semua pihak agar anggapan kisruh interchange ini dapat tuntas dengan baik.

"Dan kami sebagai Tim Kuasa Pemerintah Kota Bogor telah memfasilitasi hubungan ke Kementerian PUPR serta terus mendampingi proses litigasi ini sampai selesai, kegiatan pembahasan terhadap penyusunan akta perdamaian akan dilanjutkan pada hari senin mendatang, kami berharap mediasi keenam nanti sudah ditemukan solusinya, dan tunggu saja hasil dari proses ini," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved