Breaking News:

Sering Sengat Warga, Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Pohon dan Atap Rumah

Sebanyak empat sarang tawon di Desa Situ Ilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, membuat masyarakat dihantui rasa ketakutan.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Vivi Febrianti
Ist
Damkar Sektor Ciomas mengevakuasi sarang tawon di Desa Situ Ilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBUNGBULANG - Sebanyak empat sarang tawon di Desa Situ Ilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, membuat masyarakat dihantui rasa ketakutan.

Sebab, tiga sarang tawon itu sangat membahayakan penghuni rumah lantaran berada di atap rumah warga.

Selain itu, satu sarang tawon lainnya berada di pohon besar yang berada di tepi jalan sehingga masyarakat pengguna jalan tersebut merasa ketakutan.

Menyikapi hal itu, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Ciomas bergegas menuju lokasi di mana sarang tawon itu berada.

Komandan Regu (Danru) Damkar Sektor Ciomas, Mulyana mengatakan bahwa timnya berangkat lantaran mendapatkan aduan dari warga perihal sarang tawon yang meresahkan.

"Pukul 10.00 WIB, kami mendapat laporan dari salah satu staf kantor desa, Setu Ilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Yang melaporkan atas nama Yuda, melaporkan ada beberapa titik sarang tawon, sebanyak 4 titik," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (17/1/2021).

Lanjut Mulyana, tawon yang berkeliaran dari sarangnya itu sudah menimbulkan korban yang merupakan warga sekitar sehingga sarang tawon tersebut terpaksa harus dievakuasi.

"Salah satu titik sarang tawon yang berada di atas pohon dan 3 di atap rumah warga yang meresahkan warga itu sudah pasti yang di rumah. Yang di atas pohon itu merupakan akses jalan untuk ilir mudik warga," jelasnya.

"Jadi, warga tidak berani lewat jalan tersebut karena ada sarang tawon yang meresahkan dan sudah ada sejumlah warga yang tersengat. Termasuk di permukiman warga di rumah itu ada 3 titik itu meresahkan," sambungnya.

Sementara itu, Mulyana menegaskan bahwa timnya berusaha secara maksimal agar sarang tawon tersebut berhasil dievakuasi, mengingat di salah satu rumah warga sedang ada anggota keluarga yang sakit.

"Karena di salah satu rumah ada seorang warga yang sakit dan sudah seharusnya sarang tawon dievakuasi walaupun medan yang kita hadapin itu sulit karena itu ada di atas plapon dan diameter sarang tawonnya lumayan besar," ungkapnya.

Mulyana mengatakan proses evakuasi berjalan hampir sekitar enam jam, mengingat medan yang sulit dan lokasinya tidak hanya satu titik.

"Semalam kita evakuasi, berangkat setelah magrib dan selesai penanganan sekitar pukul 00.00 WIB. Untuk proses evakuasi berjalan lancar," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved