Breaking News:

Pembatasan Sosial Jawa dan Bali

Hari Ke-7 PPKM di Kabupaten Bogor, Aparat Gabungan Jaring 2.445 Pelanggar Protokol Kesehatan

Hari ke-7 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali di Kabupaten Bogor,

Dok. Polres Bogor
Hari ke-7 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali di Kabupaten Bogor, aparat menjaring ribuan pelanggar protokol kesehatan (prokes), Senin (18/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Hari ke-7 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali di Kabupaten Bogor, aparat menjaring ribuan pelanggar protokol kesehatan (prokes).

Ribuan pelanggar ini terjaring dalam operasi secara serentak di berbagai wilayah se-Kabupaten Bogor.

"Kita jaring pelanggar di 72 titik stasioner dan 102 titik mobile," kata Kapolres Bogor AKBP Harun kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Terhitung, dalam sehari ini aparat gabungan telah menjaring 2.445 pelanggar prokes di wilayah Kabupaten Bogor.

Mereka diberikan teguran hingga diberi sanksi denda oleh petugas.

"Mendapatkan hasil sebanyak 1.871 teguran lisan, 128 teguran tertulis, 341 sanksi sosial, 104 sanksi fisik dan 1 orang denda Rp100 ribu," kata AKBP Harun.

Kapolres menjelaskan bahwa operasi PPKM ini melibatkan 287 personel Polres dan jajaran polsek, 173 personel Satpol PP, 82 personil Kodim dan jajaran Koramil, 83 personel Dishub serta 47 personel gabungan.

"Kegiatan ini akan terus kami lakukan bersama, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Bogor," pungkas AKBP Harun.

Diketahui, PPKM ini diberlakukan untuk menekan angka penularan Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali pasca libur panjang tahun baru 2021.

PPKM ini memperketat pembatasan aktifitas masyarakat yang mana berlaku dari tanggal 11 sampai 25 Januari 2021.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved