Breaking News:

Harga Daging Mahal, Asosiasi Pedagang Daging Jadetabek Mogok Jualan 4 Hari

Mufti mengatakan, alasan utama aksi mogok tersebut adalah harga daging sapi di rumah pemotongan hewan semakin meningkat.

(Thinkstock)
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sekretaris Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta, Tb Mufti Bangkit mengatakan, APDI se-Jabodetabek sepakat untuk mogok berdagang selama empat hari terhitung mulai Senin (19/1/2021) ini hingga 22 Januari 2021.

Mufti mengatakan, alasan utama aksi mogok tersebut adalah harga daging sapi di rumah pemotongan hewan semakin meningkat.

Dia menjelaskan, saat ini harga per kilogram daging sapi yang belum dipisah antara tulang dan kulitnya sebesar Rp 95.000 dan itu dinilai terlalu tinggi untuk dijual kembali ke pasar.

"Ditambah cost produksi, ekspedisi total sudah Rp 120.000-lah. Sedangkan harga eceran tertinggi ditetapkan pemerintah Rp 120.000. Belum karyawan, belum pelaku pemotong sendiri kan harus (memberi uang ) anak istri di rumah," kata Mufti melalui telepon, Selasa (19/1/2021).

Berharap Harga Daging Sapi Turun

Itu sebabnya, kata Mufti, kenaikan harga daging tersebut tidak menguntungkan pedagang daging, malah membuat pedagang merugi.

Pasalnya, jika harga dinaikkan, harga akan melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Masyarakat jadi enggan membeli karena melambungnya harga daging.

"Kasihan masyarakat kalau kami naikan terlalu tinggi, tidak ada yang beli," tutur Mufti.

Untuk itu, lanjut Mufti, APDI meminta pemerintah pusat bisa kembali melancarkan impor daging sapi dari Australia yang sudah berjalan selama puluhan tahun.

Saat ini, kata Mufti, Australia malah lebih banyak menjual daging sapi ke negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam dan Thailand.

"Kebijakan Australia yang menjual ke negara lain ini harus kita minta pemerintah ambil jalan diplomasi dengan acuan kita adalah member (impor daging) selama puluhan tahun," kata Mufti.

Dia berharap keran impor daging sapi dari Australia kembali dibuka sehingga harga daging kembali stabil di pasaran dan tidak merugikan pedagang maupun pembeli.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Daging Mahal, Asosiasi Pedagang Daging Jadetabek Mogok Jualan 4 Hari"
Penulis : Singgih Wiryono
Editor : Egidius Patnistik

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved