Sriwijaya Air Jatuh
Pesan Captain Afwan Pada Pria yang Ditraktir di Minimarket : Pesawat Boleh Delay, tapi Sholat Jangan
Pesan menyentuh tersebut, disampaikan Captain Afwan pada pria berkemeja putih yang terlihat bersama di sebuah minimarket.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Menurut Gading, saat itu Captain Afwan berniat membeli oleh-oleh.
Ia lantas menawari teman Gading untuk ikut mengambil jajajan.
Teman Gading itu sama sekali tak menyangka jika momen tersebut akan sangat berharga.
Baca juga: Manajeman Sriwijaya Air Jemput Keluarga Captain Afwan di Bogor
"Teman saya sekarang sedih dan kaget.
2 Hari sebelum kejadian pesawat Sriwijaya Air jatuh dia sempat bertemu langsung sama Captain Afwan," tuturnya.
Gading dan temannya sendiri bekerja sebagai staf di Bandara Minangkabau International Airport, Padang.
Gading mengaku sebenarnya ia tak mengenal secara pribadi dengan Captain Afwan.
Namun ia yakin Captain Afwan adalah orang baik.
Ia juga tahu jika sang kapten sosok yang amat giat beribadah.
"Saya sangat yakin beliau orang yang shaleh dan baik, beliau sangat taat sama agama."
Di akhir cerita, Gading menyampaikan harapannya untuk semua korban Sriwijaya Air SJ 182, termasuk Captain Afwan.
Baca juga: PT Sriwijaya Air Kirim Karangan Bunga ke Kediaman Captain Afwan
Baca juga: Antemortem Telah Dilakukan, Pihak Keluarga Captain Afwan Menunggu Kabar Terbaik
"Saya berharap para korban cepat ditemukan.
Buat keluarga yang di tinggalkan selalu tabah dan ikhlas semua sudah kehendak Allah.
Buat Captain Afwan dan para korban yang lainnya kalian orang-orang baik selamat jalan menuju surganya Allah," pungkas Gading.

Belakangan diketahui pria berseragam putih itu bernama Nofri Jama.