Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Herdi Jadi Kepala Dinas Pertama di Kabupaten Bogor yang Wafat Karena Covid-19

sebanyak 4 orang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga bernasib sama.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Pemkab Bogor
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Herdi dikabar wafat pasca terpapar Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Bogor Herdi jadi kepala dinas pertama yang wafat karena Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Namun sebelumnya, sebanyak 4 orang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga bernasib sama.

"Iya (pejabat pertama wafat karena Covid-19) di posisi kepala dinas, kalau ASN 4 (orang)," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan di Cibinong, Senin (25/1/2021) sore.

Ade menuturkan bahwa almarhum sempat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Bogor.

Namun penyakit penyerta atau komorbit jantung yang diderita almarhum diduga jadi salah satu faktor almarhum meninggal dunia.

"Dinyatakan positif waktu dirawat. (Meninggal) Dalam massa perbaikan menuju sembuh," kata Ade.

Diberitakan sebelumnya, kabar duka muncul dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Herdi dikabar wafat.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Bupati Bogor dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/1/2021) siang.

"Innaalillaahi Wainnaa Ilaihi Rooji'uun. Telah berpulang ke Rahmatullah sahabat saya, mitra kerja saya yang baik dan profesional, yaitu Bapak Drs. H. Herdi M. Si. Kadisdukcapil Kab. Bogor," kata Ade Yasin.

Ade Yasin tidak menjelaskan almarhum wafat pasca terpapar virus corona atau Covid-19.

"Beliau meninggal karena terpapar Covid-19. Atas nama pribadi dan mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Bogor turut berduka cita yang sedalam-dalamnya," kata Ade.

Ade mengajak semua untuk mendoakan almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

"Masyarakat Kabupaten Bogor yang saya cintai, tanpa pernah bosan saya selalu mengingatkan agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi aktifitas dan mobilitas," tutup Ade Yasin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved