Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan Bakal Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin di Kabupaten Bogor

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan bakal jadi orang pertama yang disuntik vaksin sinovac di Kabupaten Bogor.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat ditemui TribunnewsBogor.com di depan Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (18/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan bakal jadi orang pertama yang disuntik vaksin sinovac di Kabupaten Bogor.

Rencananya pencanangannya akan dilakukan pada 28 Januari 2021 mendatang.

"Pengennya saya (yang pertama), tapi ternyata saya tidak memenuhi syarat karena pernah terpapar, jadi penyintas covid-19. Jadi pejabat pertama itu pak wakil bupati," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan di Cibinong, Senin (25/1/2021) sore.

Ade menuturkan bahwa selain dirinya, Kapolres Bogor, Dandim 0621 dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor juga bernasib sama.

Sehingga nantinya saat pencanangan mereka akan digantikan dengan perwakilannya.

Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui di Gedung Setda Kabupaten Bogor, Cibinong, Senin (25/1/2021) sore.
Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui di Gedung Setda Kabupaten Bogor, Cibinong, Senin (25/1/2021) sore. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Rencananya, pada saat pencanangan ini nanti juga akan diikuti perwakilan dari berbagai tokoh agama.

"Karena Pak dandim, Pak Kapolres, Ketua Dewan sudah pernah kena (Covid-19), jadi dewan ada salah satu, komisi IV, ada dari BPJS dan 5 orang pemuka agama," pungkasnya.

Diketahui, distribusi vaksin ke Kabupaten Bogor untuk tahap pertama akan dilakukan pada Selasa (26/1/2021) besok.

Sejumlah pihak terkait pun sudah melakukan rapat persiapan.

"Tadi kami rapat persiapan penerimaan vaksin yang besok rencananya akan disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Bogor dan sekaligus juga persiapan untuk tanggal 28 (januari 2021) pencanangan," kata Ade Yasin.

Dia menjelaskan bahwa untuk penerimaan vaksin tahap pertama ini adalah sebanyak 26.600 vaksin.

Pada gelombang pertama ini akan dilakukan penyuntikan vaksin kepada para tenaga kesehatan (nakes) sebanyak dua kali.

"26.600 vaksin, karena vaksin ini harus 2 kali disuntikan, jadi untuk 2 kali penyuntikan nakes. 26.600 ini berarti dibagi dua," katanya. 

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved