Breaking News:

Selama PPKM Tahap I, Kecamatan Bojonggede Jaring 77 Warga Pelanggar Prokes dalam Operasi Yustisi

Namun pemberlakuan PPKM tersebut dilanjutkan dengan memberlakukan tahap II mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021 mendatang.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Vivi Febrianti
Ist
Muspika Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor saat melakukan apel jelang operasi yustisi di Simpang Jalan Bambu Kuning, Bojong Baru, Bojonggede, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Dalam rangka menekan angak penyebaran Covid-19, berbagai cara terus dilakukan Pemerintah termasuk dengan menerbitkan peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Di Kabupaten Bogor, PPKM tahap I diberlakukan sejak 11 - 25 Januari 2021.

Namun pemberlakuan PPKM tersebut dilanjutkan dengan memberlakukan tahap II mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021 mendatang.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, penerapan PPKM di Kabupaten Bogor mengikuti PPKM Jawa-Bali yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Kita mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri terkait perpanjangan PPKM ini,” ujarnya.

Menyikapi keputusan itu, Muspika Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat demi mengantisipasi penyebaran virus corona.

Sebagai bentuk konkrit, Muspika Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor kerap melakukan operasi Yustisi dibeberapa tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian, salah satunya yakni di Simpang Jalan Bambu Kuning, Bojong Baru, Kabupaten Bogor.

Sementara itu, dalam PPKM tahap I, Muspika Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor menggelar lima kali operasi Yustisi.

Operasi Yustisi itu dilakukan pertama kali pada 15 Januari 2021 dengan menjaring 23 warga yang melanggar protokol kesehatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved