Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Ada Warganya yang Terpapar Covid-19, Perumahan Kementerian Agama Bojonggede Tutup Jalan Gang

Dayat Fatul mengatakan bahwa penutupan gerbang disertai tulisan lockdown bertujuan untuk meminimalisir orang yang keluar masuk di wilayah tersebut

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pintu Gerbang gang di Perumahan Kementerian Agama Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor yang dilockdown 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Kelurahan Pabuaran Bojonggede, Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah yang tidak terlepas dari paparan Covid-19, termasuk di RW 15 Perumahan Kementerian Agama Pabuaran, Kelurahan Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona, seluruh imbauan dan sosialisai terkait penerapan protokol kesehatan terus dilakukan Satgas Covid-19 dari tingkat RT hingga RW.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Jalan Raya Perumahan Kementerian Agama Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor itu merupakan jalan aktif.

Artinya, jalan tersebut saat ini bukan menjadi jalan eksklusif yang hanya dapat diakses warga yang berdomisili di perumahan tersebut.

Sebab, jalan raya di perumahan tersebut menjadi akses penghubung dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Disalah satu gang Perumahan Kementerian Agama Pabuaran, memberlakukan lockdown lantaran warga sekitar ada yang terpapar Covid-19.

Ketua RT 04 RW 15, Dayat Fatul mengatakan bahwa penutupan gerbang disertai tulisan lockdown bertujuan untuk meminimalisir orang yang keluar masuk di wilayah tersebut untuk sementara waktu.

"Tujuannya biar orang luar tidak keluar masuk gang. Ya salah satunya kita sebagai warga menghindari dari interaksi keluarga yang terpapar covid," ujarnya.

Kemudian langkah yang diambil Dayat Fatul yakni berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tingkat Puskesmas agar warganya yang terpapar segera ditangani dengan cepat.

"Nanti Satgas covid dari Puskesmas akan datang untuk swab keluarga yang terpapar, apakah positif atau negatif. Kalau negatif ya kita buka lagi pintu gerbang, ini kan sudah diterapkan sejak awal di wilayah RW komplek kita," tegasnya.

Kendati demikian, Dayat Fatul meminta agar warganya tetap tenang dan berpikir positif sekaligus berdoa agar wabah Covid-19 segera berlalu.

"Untuk warga tidak perlu panik, kita tenang dan berdoa. Semoga wabah covid 19 ini segera selesai, dan kita selalu mentaati aturan yang sudah kita semua sepakati yaitu 3M. Mungkin itu yang paling penting," tandasnya.

 
 

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved