Breaking News:

Dikabarkan Tidak Mendapat Perhatian Pemerintah, Ini Realita yang Terjadi di Desa Bojonggede

Dari hasil penelusuran, Budiman merupakan salah satu warga yang masuk dalam kategori warga ekonomi menengah.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pemberian swadaya masyarakat untuk membantu warga yang menderita sakit stroke 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat ( IPSM) Kecamatan Bojonggede, Jayadi membantah bahwa ada warganya yang tidak menerima bantuan dan perhatian Pemerintah selama 3 tahun.

Berdasarkan kabar yang beredar, Budiman (68) warga Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede yang beralamat di Griya Yasa Lestari E6/23  RT 01 RW 021 tidak pernah mendapatkan perhatian berupa bantuan.

TribunnewsBogor.com, Jumat (29/1/2021) langsung mendatangi kediaman warga yang dikabarkan tidak mendapat perhatian.

Dari hasil penelusuran, Budiman merupakan salah satu warga yang masuk dalam kategori warga ekonomi menengah.

Budiman yang saat ini menderita penyakit stroke tinggal bersama istri, satu orang anak dan menantu serta cucu.

Jayadi menjelaskan terkait kesimpangsiuran kabar yang beredar. Menurutnya, hal tersebut disalah artikan oleh oknum yang tidak mengetahui kronologi secara detail serta tidak melakukan konfirmasi langsung dengan Ketua RW 21 ataupun pihak keluarga.

"Sebenarnya, kemarin itu saya bersama anaknya dan pak RW 21 hanya minta bantuan kursi roda kepada salah satu teman. Jadi teman menanyakan diagnosanya apa? Saya jawab bahwa stroke. Punya kartu BPJS mandiri kelas I," ujarnya.

Lebih lanjut, Jayadi menjelaskan bahwa seorang warga yang tinggal di lingkungan RW 21 selalu mendapatkan bantuan pemerintah.

Lanjut Jayadi, inisiatif aksi kemanusiaan yang dilakukan warga sekitar tidak ada kaitannya dengan pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved