Breaking News:

Tarif Tol BORR Naik, Fraksi Golkar Protes : Seharusnya Memiliki Empati

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy mengatakan seharusnya pengelola Tol BORR turut berempati dalam kondisi pandemi Covid-19.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Tol BORR 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kenaikan tarif Tol Bogor Ring Road ( BORR ) menuai polemik.

Kenaikan tarif Tol BORR yang mencapai 40 persen lebih ini diprotes oleh Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bogor.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy mengatakan seharusnya pengelola Tol BORR turut berempati dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Naiknya tinggi sekali. Seharusnya penyelenggara tol memiliki empati bahwa kita semua masih menjalani masa sulit (pandemi,red)," ungkap Ketua Fraksi Kota Bogor, Rusli Prihatevy, Sabtu (30/1/2021).

Untuk diketahui,  tarif Tol BORR Segmen Sentul Selatan-Simpang Semplak untuk golongan I naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 14 ribu, golongan II dan III naik daei Rp 15 ribu menjadi Rp 21 ribu, sedangkan golongan IV dan V naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 28 ribu.

Seiring dengan itu, PT. Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku pengelola BORR resmi mengoperasikan ruas tol BORR seksi III A yakni Simpang Yasmin-Simpang Semplak.

Tarif yang dikenakan bagi pengendara golongan I yang ingin melintasi segmen terbaru ini mencapai Rp5 ribu.

Sementara itu untuk golongan II dan III sebesar Rp 7.500 dan golongan IV serta golongan V Rp 10 ribu.

Keberadaan Tol BORR sejauh ini sukses dalam hal mengurai kemacetan Jalan Sholeh Iskandar.

Meski begitu Rusli mengaku belum mengetahui kontribusi lainnya yang diberikan PT MSJ kepada pemda serta masyarat.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved