Breaking News:

Pembatasan Sosial Jawa dan Bali

Bawa Tim Pemburu Pelanggar PPKM, Forkompinda Jaring Pelanggar PPKM di Kota Bogor

Kegiatan diawali dengan membagikan masker di beberapa ruas jalan di Wilayah Bogor Tengah dan dilanjutkan dengan patroli ke beberapa titik

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
istimewa
Petugas tindak pelanggar PPKM 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) dari unsur TNI-Polri dan Pemkot Bogor membawa tim pemburu pelanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menjaring pelanggar protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan diawali dengan membagikan masker di beberapa ruas jalan di Wilayah Bogor Tengah dan dilanjutkan dengan patroli ke beberapa titik diantaranya di kawasan Pasar Anyar.

Disana Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Waka Polresta Bogor Kota Arsan Saban, Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Kadishub Kota Bogor Eko Prabowo melakukan patroli pemburu pelanggar PPKM.

Alhasil sejumlah masyarakat terjaring karena tidak menggunakan masker langsung diserahkan kepada Tim Pemburu PPKM dari Satpol PP Kota Bogor untuk diberikan sanksi.

Sanksi yang diberikan diantaranya adalah saksi sosial menyapu jalan.

Dalam kesempatan itu Forkompinda juga memeriksa kapasistas angkutan kota.

Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan bahwa kegiatan tersebut terus digencarkan untuk terus mengingatkan masyaramat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan ditengah tingginya angka Covid-19.

"Jadi di Kota Bogor ini cukup signifikan kenaikannya dari 70 sehari sekarang 140 - 145 berarti ada kenaikan dua kali lipat dan memang ada kecendurangan masyarakat turun kedisiplinan untuk memakai masker makanya kita selalu menyampaikan untuk menggunakan masker dan memakai masker dengan benar," ujarnya.

Tak hanya itu pihaknya juga memberikan edukasi kepasa sopir angkutan kota agar mengangkut penumpang dengan kapasitas 50 persen.

Dilokasi yang sama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo mengatakan bahwa pasar tradisional menjadi salah satu penyebaran Covid-19.

Untuk itu pihaknya tidak akan pernah berhenti untuk terus mengingatkan masyarakat agar penyebaran virus Covid-19 bisa ditekan.

Saat ini kata Susatyo pihaknya sudah menindak ratusab pelanggar.

"Untuk penindakan kita sudah melakukan 700 penindakan dilakukan termasuk 18 cafe dan restoran, itu dalam jangka waktu dari PPKM pertama dan kedua," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved