Breaking News:

Disebut 5 Tahun Tak Beri Nafkah, Ibu Kandung Digugat Anak Rp 12 M, Berawal dari Dugaan Selingkuh

Sidang anak gugat ibu sebesar Rp 12 miliar kembali digelar dengan agenda duplik di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin

shutterstock
Ilustrasi kasus anak gugat ibu kandung 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM  -- Seorang ibu kandung digugat anak senilai Rp 12 miliar.

Tergugat dituding tak menafkahi anak kandungnya selama lima tahun.

Sidang anak gugat ibu sebesar Rp 12 miliar kembali digelar dengan agenda duplik di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (1/2/2021).

Dalam sidang yang beragendakan duplik tersebut, tergugat Ria Hutapea menyangkal gugatan yang dilayangkan Lando F Sinurat, terkait tudingan tak memberikan nafkah anak kandungnya itu selama 5 tahun.

Yosua Panjaitan selaku penasihat hukum tergugat, dalam dupliknya menyatakan, bahwa sejak 10 Januari 2021, Lydia Sri Talita Sinurat selaku penggugat dua telah menarik diri dan tidak ikut lagi dalam gugatan melalui surat pernyataan yang ditandatanganinya.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Alasan Anak Gugat Ayah Kandung Rp 3 Miliar, Bayar Uang Sewa Kesal Disuruh Pindah

Baca juga: Tujuan Terselubung Alfian Gugat Ibunya, Ungkit Soal Perceraian : Orangtua Bisa Marah, Anak Juga Bisa

"Maka dalam perkara a quo secara hukum tentunya gugatan ini berdampak pada kurangnya pihak, karena tidak sesuai dengan posita gugatan yang selalu menyebutkan penggugat dua," katanya.

Dalam pokok perkara, ia menolak dengan tegas bahwa Ria Hutapea telah menelantarkan kedua anaknya yang disebut sebagai penggugat satu dan dua selama 5 tahun terhitung sejak tahun 2015.

Lando F Sinurat anak yang gugat ibu kandungnya, sedang bersama penasihat hukumnya, di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (25/1/2021).
Lando F Sinurat anak yang gugat ibu kandungnya, sedang bersama penasihat hukumnya, di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (25/1/2021). ()

Dikatakannya, sejak kedua anaknya memilih tinggal bersama kakek dan neneknya dari keluarga almarhum ayahnya, mereka sempat mendatangi Ria Hutapea untuk dinafkahi dan disetujuinya.

"Untuk memenuhi semua kebutuhan kedua anaknya, tergugat selalu mentransfer uang kurang lebih Rp 2 juta ke rekening penggugat satu setiap bulan. Uang itu bersumber dari gaji pensiun ayahnya," ucapnya.

Di samping itu, kata dia, ibunya sering memberikan uang atas permintaan kedua anaknya untuk kebutuhan lain.

Halaman
1234
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved