Pengakuan Gadis Cianjur 3 Hari Disekap Pria di Gubuk, Dinodai Setelah Dikasih Ini: Dibikin Linglung

Bukan hanya disekap, gadis asal Cianjur, Jawa Barat itu pun dinodai saat disekap oleh seorang lelaki.

Penulis: Damanhuri | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang gadis muda disekap selama tiga hari di sebuah gubuk.

Bukan hanya disekap, gadis asal Cianjur, Jawa Barat itu pun dinodai saat disekap oleh seorang lelaki.

Korban sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya) ditemukan dalam kondisi linglung setelah mengilang tiga hari.

Baca juga: Kisah Gadis Kecil Korban Banjir Bandang Kalsel, Kini Hidup Sebatang Kara: Ayah & Ibunya Jadi Korban

Baca juga: Cerita Dokter Forensik saat Otopsi Mayat Wanita Hamil Korban Pembunuhan: Kok Ada Yang Lari-lari

FOLLOW JUGA:

Korban mengaku langsung hilang kesadarannya usai disuruh minum sesuatu oleh pria yang menyekapnya.

Kepala desa setempat Cepi Agustina, mengatakan saat ini korban didampingi aparat desa telah membuat laporan ke Mapolres Cianjur.

"Semoga saja pihak berwajib bisa secepatnya menangkap para pelaku," kata Cepi.

Menurutnya, dalam keseharianya korban bisa dikatakan sebagai gadis yang baik.

Bahkan, kata dia, korban sempat menjadi pengajar mengaji kepada anak-anak yang usianya lebih muda darinya.

Cepi melanjutkan, sebelum diketahui menjadi korban pemerkosaan, pihak keluarga korban sempat mencari korban yang hilang selama tiga hari.

Dari pengakuan korban, ia disekap selama tiga hari oleh pria yang dikenalnya melalui media sosial.

"Berdasarkan penuturan korban, ia sempat disekap selama tiga hari di sebuah gubuk yang ada di Kecamatan Bojongpicung, oleh orang yang sempat berkomunikasi di media sosial," kata Cepi, Senin (1/2/2020).

Baca juga: Cerita Pemulung Beristri 5 Perkosa 4 Wanita, Korban Terakhir Meninggal Dunia: Korban Diikat Kain

Baca juga: Kisah Nenek Sebatang Kara Diarak Warga Usai Curi Rp100 Ribu untuk Makan: Bingung Engga Punya Uang

Ilustrasi wanita diperkosa
Ilustrasi wanita diperkosa (tribunnews/ilustrasi)

Cepi mengatakan sebelum melakukan aksinya, diduga pelaku memberikan obat kepada korban.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved