Breaking News:

Cerita Gadis Cianjur Dinodai Hingga Disekap Selama 3 Hari, Ini Pengakuan Korban

Korban sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya) ditemukan dalam kondisi linglung setelah mengilang tiga hari.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Nasib malang dialami seorang gadis muda berusia 14 tahun.

Selama sekitar 3 hari, gadis yang masih duduk di bangku SMP itu dinodai dan disekap oleh seorang pria 

Korban sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya) ditemukan dalam kondisi linglung setelah mengilang tiga hari.

Baca juga: Kisah Gadis Kecil Korban Banjir Bandang Kalsel, Kini Hidup Sebatang Kara: Ayah & Ibunya Jadi Korban

Baca juga: Cerita Dokter Forensik saat Otopsi Mayat Wanita Hamil Korban Pembunuhan: Kok Ada Yang Lari-lari

FOLLOW JUGA:

Korban mengaku langsung hilang kesadarannya usai disuruh minum sesuatu oleh pria yang menyekapnya.

Kepala desa setempat Cepi Agustina, mengatakan saat ini korban didampingi aparat desa telah membuat laporan ke Mapolres Cianjur.

"Semoga saja pihak berwajib bisa secepatnya menangkap para pelaku," kata Cepi.

Menurutnya, dalam keseharianya korban bisa dikatakan sebagai gadis yang baik.

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

Bahkan, kata dia, korban sempat menjadi pengajar mengaji kepada anak-anak yang usianya lebih muda darinya.

Cepi melanjutkan, sebelum diketahui menjadi korban pemerkosaan, pihak keluarga korban sempat mencari korban yang hilang selama tiga hari.

Dari pengakuan korban, ia disekap selama tiga hari oleh pria yang dikenalnya melalui media sosial.

"Berdasarkan penuturan korban, ia sempat disekap selama tiga hari di sebuah gubuk yang ada di Kecamatan Bojongpicung, oleh orang yang sempat berkomunikasi di media sosial," kata Cepi, Senin (1/2/2020).

Baca juga: Cerita Pemulung Beristri 5 Perkosa 4 Wanita, Korban Terakhir Meninggal Dunia: Korban Diikat Kain

Baca juga: Kisah Nenek Sebatang Kara Diarak Warga Usai Curi Rp100 Ribu untuk Makan: Bingung Engga Punya Uang

Ilustrasi wanita diperkosa
Ilustrasi wanita diperkosa (tribunnews/ilustrasi)

Cepi mengatakan sebelum melakukan aksinya, diduga pelaku memberikan obat kepada korban.

Sehingga korban mabuk dan tidak sadar.

"Kemarin pas korban ditemukan, bila diajak ngobrol tidak nyambung, korban seperti mabuk, namun sekarang korban sudah bisa diajak bicara," ujar Cepi.

Ditemukan Linglung

Seorang dadis berusia 14 tahun ditemukan dalam kondisi linglung.

Tak hanya itu, gadis Cianjur juga diduga menjadi korban rudapaksa.

Saat ditemukan Warga, Mawar dalam kondisi linglung di sebuah saung di Kecamatan Bojongpicung.

Baca juga: Beristri 5, Pemulung Ini Perkosa 4 Wanita, Korban Terakhir Dibunuh: Mulut dan Tangan Diikat Kain

Baca juga: Tangis Ayah di Depan 2 Peti Jenazah Anak Kandungnya: Pamit Berangkat Rapih, Kenapa Pulang Begini

Ilustrasi kekerasan pada anak kecil.
Ilustrasi . (Istimewa)

Orangtua korban, RH (38), mengatakan anaknya tersebut pergi dari rumah Senin (25/1/2021) dan ditemukan Rabu (28/1/2021).

"Ditemukan oleh RW di Kecamatan Bojongpicung, dalam kondisi linglung, kebetulan RW tersebut kenal dengan RW saya mereka lantas berkabar dan anak saya langsung dijemput," ujar RH saat ditemui di kawasan Kecamatan Haurwangi, Senin (1/2/2021).

RH mengatakan, anaknya dijemput pakai motor ke rumah oleh satu orang.

RH mengutip pernyataan anaknya jika ia diberi obat warna kuning dan sempat menolak diberi sebotol air.

"Setelah itu katanya dia langsung tak ingat," ujar RH. (*)

(TribunnewsBogor.com/Tribun Jabar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved