Breaking News:

Ganjil Genap Kota Bogor

BREAKING NEWS - Kota Bogor Bakal Terapkan Sistem Ganjil Genap, Berlaku untuk Motor dan Mobil

Pemerintah Kota Bogor bersama Satgas Covid-19 dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah sepakat untuk menerapkan kebijakan ganjil-genap

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Walikota Bogor, Bima Arya (kiri), Kapolresta Bogor Kota Kombespol Susatyo Purnomo Condro (kanan) akan menerapkan aturan ganjil genap setiap Jumat hingga Minggu. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Pemerintah Kota Bogor bersama Satgas Covid-19 dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah sepakat untuk menerapkan kebijakan ganjil genap di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan kebijakan itu diambil untuk membatasi kerumunan.

"Kami Forkompinda sepakat, pak Kapolresta Bogor Kota juga mengusulkan untuk diberlakukan kebijakan ganjil genap di Kota Bogor," katanya saat memaparkan penjelasan aturan baru PPKM di wilayah RW merah di Kecamatan Tanah Sareal, Kamis (4/2/2021).

Nantinya kebijakan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari disetiap hari Jumat, Sabtu, Minggu selama 14 hari kedepan.

Untuk teknis penerapannya disetiap tanggal genap kendaraan yang boleh melintas baik roda dua maupun roda empat hanya kendaraan yang memiliki nomer digit genap.

Dan sebaliknya jika ditanggal ganjil maka kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya kendaraan yang memiliki nomer ganjil saja.

PPKM Dinilai Tak Efektif, Bupati Bogor Ade Yasin Sebut Masyarakat Jenuh

Operasi PPKM di Babakan Madang, Puluhan Warga Terjaring Karena Langgar Protokol Kesehatan

"Tapi kita memahami perlu ada proses sosialisasi, besok, hari ini kita melakukan sosialisasi, besok kita akan sosialisasi juga,  jadi sabtu minggu, seluruh mobil bisa mematuhi ini, artinya haris sabtu tanggal enam jadi artinya hanya mobil genap gitu jadi hari sabtu yang plat nomernya ganjil itu tidak diperkenankan silahkan diputarbalikan," ujarnya.

Nantinya, kata Bima Arya akan ada petugas disetiap titik chek point yang akan memutar balikan kendaraan.

Karena dalam kebijakan ini Kota Bogor tidak mengambil kebijkan lockdown skala kota melainkan pembatasan mobilitas untuk mencegah kerumunan

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved