Breaking News:

Judi Sabung Ayam di Tenjolaya Sudah Berlangsung 1 Tahun, Digelar Sembunyi-Sembunyi

Kapolres Bogor AKBP Harun menjelaskan bahwa judi sabung ayam yang digerebek Satreskrim Polres Bogor di wilayah Tenjolaya,

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Satreskrim Polres Bogor gerebek kerumunan judi sabung ayam di Kampung Cibitung, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kapolres Bogor AKBP Harun menjelaskan bahwa judi sabung ayam yang digerebek Satreskrim Polres Bogor di wilayah Tenjolaya, Kabupaten Bogor sudah berlangsung selama 1 tahun.

"Setelah kita lakukan penyelidikan, ini sudah hampir 1 tahun, dari 2020-an," kata AKBP Harun dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Cibinong, Kamis (4/2/2021).

Dia menjelaskan bahwa pihak panitia judi sabung ayam ini berupaya menggelar acara agar tidak mudah tercium aparat kepolisian.

Mereka menggelar judi sabung ayam di daerah terpencil yang jauh dari pemukiman penduduk.

"Lokasinya memang terpencil, juga jauh dari pemukiman warga sehingga susah untuk diketahui," kata Harun.

Harun menjelaskan bahwa dalam judi sabung ayam ini para pelaku rata-rata memasang taruhan sebanyak Rp 200 ribu.

Satreskrim Polres Bogor mengamankan barang bukti judi sabung ayam di Kampung Gintung, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.
Satreskrim Polres Bogor mengamankan barang bukti judi sabung ayam di Kampung Gintung, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Satreskrim Polres Bogor gerebek kerumunan judi sabung ayam di Kampung Cibitung, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Harun menjelaskan bahwa kejadian ini diawali dengan adanya informasi dari masyarakat terkait adanya judi sabung ayam.

Saat dicek ke tempat kejadian, polisi mendapati kerumunan masyarakat.

"Ternyata benar di TKP terdapat banyak kerumunan orang yang melaksanakan perjudian di sana," kata AKBP Harun dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Kamis (4/2/2021).

Dari pengerebekan ini, polisi mengamankan sebanyak 9 orang tersangka.

Termasuk pula disita barang bukti berupa 7 ekor ayam aduan, 10 unit motor dan 1 unit mobil.

"Didapati ada 9 tersangka di sini. Sedangkan barang bukti yang kita sita ada 7 ayam aduan, 2 ember, jam dinding, kemudian 1 kalangan untuk pelaksanaan adu ayamnya," kata Harun.

Harun menjelaskan bahwa para tersangka terancam pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved