Breaking News:

Ganjil Genap Kota Bogor

Selain Terapkan Ganjil Genap, Pemkot Bogor Larang Pelaksanaan Resepsi Pernikahan

Cegah kerumunan, Pemerintah Kota Bogor mengeluarkan kebijakan pelarangan resepsi pernikahan selama dua minggu.

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ist/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya menerima kunjungan spesifik Anggota Komisi VIII DPR RI di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Rabu (3/2/2021). 

b. Pemberlakuan aturan ganjil genap mobil dan motor di Kota Bogor pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu berdasarkan tanggal, kecuali Ambulans, Damkar, Angkutan Umum, kendaraan dinas Pemerintah dan Kendaraan tertentu;

c. Pelarangan semua aktivitas yang dapat menimbulkan kerumunan tanpa seizin Satgas Covid - 19;

d. Pelarangan resepsi pernikahan selama 2 minggu, kecuali yang sudah mengundang tamu atau booking gedung harus ada izin dari Satgas Covid - 19 Kota Bogor;

e. Pembentukan Penyidik Prokes oleh Polresta dan Denpom untuk menerapkan sanksi Pidana terhadap pelanggar Prokes.

f. Pedestrian seputar SSA ditutup di hari Jum'at, Sabtu dan Minggu;

g. Kegiatan ibadah di rumah ibadah maksimal sebesar 50%;

h. Rumah Makan/Cafe/Mall/Tempat Hiburan tutup jam 20.00 Wib;

i. Pengunjung tempat wisata dari luar Kota Bogor wajib Rapid Test Antigen;

j. Penutupan Jl. Suryakencana jam 20.00 - 24.00 Wib kecuali warga setempat dan loading barang di pasar;

k. Penyekatan beberapa ruas jalan yang bersifat situasional berdasarkan analisa padatnya mobilitas orang dan kendaraan;

l. Operasional angkutan umum: kapasitas maksimal 50% jam 05.00 - 21.00 Wib;

m. Pergawasan secara ketat terhadap penerapan Inmendagri No. 2 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved