Breaking News:

Soal Pembuangan Limbah APD di Perkebunan Kelapa Sawit, Camat Cigudeg: Ini Melanggar Aturan

Camat Cigudeg Kabupaten Bogor, Pardi angkat suara terkait ditemukannya limbah Alat Pelindung Diri (APD) di Kampung Cicere, Desa Cigudeg.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Camat Cigudeg Kabupaten Bogor, Pardi angkat suara terkait ditemukannya limbah Alat Pelindung Diri (APD) di Kampung Cicere, Desa Cigudeg Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGUDEG - Camat Cigudeg Kabupaten Bogor, Pardi angkat suara terkait ditemukannya limbah Alat Pelindung Diri (APD) di Kampung Cicere, Desa Cigudeg Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Pardi menjelaskan bahwa dirinya mengetahui kabar pembuangan sampah liar tersebut atas laporan dari pihak PTPN VIII yang mengeluh lahannya tercemar akibat limbah APD.

"Kami mendapatkan informasi itu dari telepon aparat administator PTPN VIII yang menyampaikan bahwa di lahan PTPN VIII ada pembuangan sampah. Di mana sampah tersebut kita tidak tahu isinya apa dan sebagainya," ujarnya, Kamis (4/2/2021).

Menindaklanjuti laporan itu, Pardi langsung menjalin komunikasi dengan aparat penegak hukum untuk sama-sama melakukan peninjauan.

"Atas laporan tersebut kita langsung berkomunikasi dengan Polsek, kemudian bersama-sama melakukan peninjauan ke lapangan. Dari laporan staff kami yang pertama, ditemukan beberapa sampel APD dan itu juga ditemukan bungkus-bungkus yang lain dan belum berani membuka," jelasnya.

Dengan temuan yang ada di perkebunan kelapa sawit di PTPN VIII itu, seluruh elemen yang melakukan peninjauan sepakat untuk melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Bogor.

"Setelah itu kita berkoordinasi dengan Polsek, Puskesmas serta Dinas Kebersihan kita bersepakat untuk melaporkan ke Polres Bogor untuk dilakukan penelitian lebih lanjut," ungkapnya.

Pardi menegaskan, perbuatan ilegal yang dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab tersebut termasuk dalam kategori pelanggaran berat.

"Ini perbuatan yang melanggar aturan melanggar Perda kita tentang pembuangan sampah tidak pada tempatnya. Kemudian, kalau memang itu benar limbah B3 bekas isolasi mandiri tentunya sangat berbahaya. Di mana pembuangannya tidak bisa disatukan dengan TPA seperti sampah-sampah lainnya," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved