Breaking News:

Siap Laksanakan PPKM Mikro, Ridwan Kamil: Asal Datanya dari Daerah

Namun, ia meminta agar basis data yang digunakan berasal dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jabar.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Ksuma
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dijumpai wartawan saat perayaan Hari Guru Nasional 2020 di Sekolah Cakra Buana, Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (25/11/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan mengikuti instruksi pemerintah pusat soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa/Kelurahan.

Namun, ia meminta agar basis data yang digunakan berasal dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jabar.

Sebab, hingga kini masih ada ketidakcocokan data antara daerah dan pusat.

"Izin kami akan membuat peta zona merah, oranye, kuning, hijau berdasarkan data riil yang kami miliki untuk kami koordinasikan sebagai daftar wilayah yang akan melakukan PPKM secara mikro," kata Emil, sapaan akrabnya, dalam rakor virtual persiapan PPKM Mikro bersama sejumlah menteri dan gubernur, dari Gedung Pakuan Bandung, Minggu (7/2/2021) malam.

Ia menuturkan, 80 persen desa dan kelurahan di Jabar sudah memiliki posko Covid-19.

Hanya tinggal mengejar sisa 20 persen yang rata-rata berada di pelosok desa.

"Selama 2020 sudah 80 persen desa/kelurahan di Jabar memiliki posko Covid-19 dan dalam waktu dekat kami akan kejar sisa 20 persen yang memang rata-rata di wilayah pelosok desa," tutur Emil.

Ia optimistis pelaksanaan PPKM Mikro di Jabar akan berjalan lancar dan efektif karena Jabar telah memiliki pengalaman.

Yaitu saat memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar Mikro (PSBM) saat ada klaster Covid-19 di Secapa AD di Kelurahan Cidadap, Kota Bandung.

"Kami sudah ada SOP karantina mikro pada saat ada klaster di Secapa AD, itu satu kelurahan kita karantina dan prosedurnya akan kita copy paste ke seluruh wilayah yang berzona merah saat PPKM Mikro," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved