Breaking News:

BNN Amankan Satu Truk Ganja di Parung Bogor, Totalnya Hampir Setengah Ton

Badan Narkotika Nasional ( BNN) gagalkan pengiriman satu truk ganja di Jalan Raya Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Senin (8/2/2021) malam.

Ist
Badan Narkotika Nasional (BNN) gagalkan pengiriman satu truk ganja di Jalan Raya Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Senin (8/2/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Badan Narkotika Nasional ( BNN) gagalkan pengiriman satu truk ganja di Jalan Raya Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Senin (8/2/2021) malam.

Ganja tersebut merupakan kiriman yang menggunakan jasa kiriman kargo.

Barang tersebut bersama dengan truknya sempat berhenti transit di Sentul Selatan kemudian melanjutkan perjalanan ke daerah Parung.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen (Purn) Arman Depari menjelaskan bahwa untuk menghilangkan kecurigaan petugas ganja ini dikiriman dengan teknik packaging baru dan cukup rapi.

"Maka tadi kita susah payah membukanya karena di lapisi dengan bermacam-macam bahan dan tujuannya tentu untuk mengelabui petugas jiga ada pemeriksaan dan juga relatif aman di dalam perjalanan," kata Arman Depari kepada wartawan.

Dia menjelaskan bahwa ganja ini dimasukan ke dalam tabung paralon kemudian dilem dan diisi dengan air di wadah semacam drum atau gentong. 

Truk tersebut membawa sebanyak 6 drum yang mana satu drum berisi kurang lebih 60 sampai 63 paralon panjang.

Pipa paralon itulah yang kemudian di dalamnya diisi dengan ganja kering. 

"Kalau kita lihat tadi bentuknya seperti lemang, nah ini mungkin karena pertama sekali bisa kita sebut lemang ganja ini. Kalau kita kalkulasikan 6 kali 63 maka kurang lebih beratnya 450 kg dan mungkin kalau kita totalkan bisa sampai setengah ton," pungkasnya.

Selanjutnya, barang bukti ganja kering tersebut disita untuk pengembangan lebih lanjut.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved