Breaking News:

Kota Bogor Beberkan Perbedaan Data Covid-19, Sekda : Harusnya Kita Tidak Merah

Sekeda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati membeberkan beberapa perbedaan data Covid-19 di Kota Bogor dengan Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pus

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati membeberkan beberapa perbedaan data Covid-19 di Kota Bogor dengan Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kota Bogor dinyatakan satu-satunya Kota yang berada di wilayah Jawa Barat yang dinyatakan berstatus zona merah dalam penyebaran Covid-19.

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati membeberkan beberapa perbedaan data Covid-19 di Kota Bogor dengan Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.

Dari data yang dimiliki Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor seharusnya Kota Bogor tidak masuk dalam zona merah.

"Kita sedang coba buka data nih dari Dinas Kesehatan kita buka data dengan sistemnya, pas kita buka data ternyata ada perbedaan," katanya, Selasa (9/2/2021).

Perbedaan data Covid-19 diantaranya berada pada data akumulasi orang yang terkonfirmasi positif, angka kematian, dan angka orang yang masih terkonfirmasi positif.

Sehingga kata Syarifah seharunya dua minggu sejak minggu kemarin seharusnya Kota Bogor tidak berada di zona merah.

Jika ditotal dari 14 indikator seharunya pada dua Minggu lalu Kota Bogor memiliki nilai 2,2 namun dari rilis yang ada ternyata nilai Kota Bogor hanya 1,94.

"Kategori merah itu kalau angka kita dari 14 indikator itu dikisaran  0 - 1,8 nah yang minggu lalu Kota Bogor itu 1,68 jadi dibawah 1,8 jadi merah nah minggu sekarang pas diangka 1,8 (nilai Kota Bogor) jadi merah, tapi berdasarkan kita hasil perhitunhan dari Dinas Kesehatan berdasarakn data datanya ada yang tidak sesuai sehingga data real kita harusnya itu 2,21 jadi yang keluar dari Jawa Barat itu 1,8 perhitungan kita adalah 2,21 terus yang kemarin itu 1,68 seharusnya kemaren itu 1,94 harusnya dua minggu  berturut turut kita tidak merah," ujarnya.

Selain itu perbedaan data juga terjadi pada data akumulasi kesembuhan.

Halaman
123
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved