Breaking News:

PPKM Berbasis Mikro Kabupaten Bogor Mulai Berlaku, Ini Daftar Ketentuan-Ketentuannya

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Bogor mulai berlaku, Selasa (9/2/2021).

Dok Pemkab Bogor
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Bogor mulai berlaku, Selasa (9/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Bogor mulai berlaku, Selasa (9/2/2021).

"Berlaku mulai pada tanggal 9 sampai 22 Februari 2021," kata Bupati Bogor Ade Yasin.

Ade mengatakan bahwa sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2021, PPKM Berbasis Mikro ini dilakukan dengan pembentukan Pos Komando (Posko) di level desa dan kelurahan dengan melibatkan TNI, Polri, tokoh agama dan relawan lainnya.

Kebijakan PPKM Berbasis Mikro ini tertuang dalam keputusan Bupati Bogor Nomor : 443/141/Kpts/Per-UU/2021.

Ketentuan-ketentuan dalam kebijakan ini antara lain.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Bogor mulai berlaku, Selasa (9/2/2021).
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Bogor mulai berlaku, Selasa (9/2/2021). (Dok Pemkab Bogor)

1. Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menetapkan Work From Home (WFH) sebesar 50% dan Work From Office (WFO) sebesar 50% dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat; 

2. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilakukan secara daring/online; 

3. Sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan,  makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri 
yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat; 

4. Kegiatan restoran (makan/minum di tempat sebesar 50% dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran; 

5. Pembatasan jam operasional pusat 
perbelanjaan/mall/supermarket/minimarket sampai dengan pukul 21.00 WIB; 

6. Kegiatan konstruksi beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat; 

7. Tempat ibadah dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat; 

8. Kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dihentikan sementara; dan 

9. Dilakukan pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum sebanyak 50%. 

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved